Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 April 2019 | 19.51 WIB

Dapur Umum di TPS Dikhawatirkan Rawan Politik Uang

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Wacana menghadirkan dapur umum di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pemilu 2019 menimbulkan polemik. Hal tersebut dikhawatirkan memicu gejolak yang bisa mengganggu kelancaran pesta demokrasi.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam Syailendra Reza Irwansyah Rezeki menjelaskan, pihaknya khawatir dapur umum imanfaatkan sebagai salah satu wadah politik uang. "Kalau dapur umum itu dari dana yang memang disiapkan untuk panitia, tak masalah. Tapi kami khawatir dimanfaatkan oknum tertentu," kata Reza ketika dihubungi, Rabu (10/4).

Berdasarkan pengalaman, penyediaan konsumsi untuk petugas di TPS tidak harus dengan dapur umum. Urusan konsumsi cukup diamanahkan kepada orang lain untuk menyediakannya. Jika ingin lebih mudah, bisa langsung membeli makanan jadi. "Kalau mau makan sama-sama, cukup suruh satu orang yang masak. Baru kemudian dibawa ke sana," papar Reza.

Bila nanti tetap ada TPS yang menghadirkan dapur umum, Bawaslu mengharapkan harus benar-benar memperhatikan aturan yang ada. Supaya tidak menimbulkan masalah baru.

Komisioner Bidang Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Bawaslu Kepri Idris menjelaskan, pihaknya berharap masyarakat mau bersama-sama menghadirkan pemilu yang aman. Terkait dengan wacana hadirnya dapur umum di TPS, hal tersebut perlu ditinjau lagi.

"Soal ini (wacana menghadirkan dapur umum di TPS) juga jadi perhatian. Kami khawatir ini akan jadi masalah karena kalau memakai dana yang tidak jelas," imbuh Idris.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore