Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 April 2019 | 21.03 WIB

Disemprit Ombudsman, Ridwan Kamil Minta Maaf

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil - Image

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat teguran dari Ombudsman karena melakukan pelanggaran saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SLB Wiyata Guna. Pasalnya pria yang akrab disapa Kang Emil itu, masuk ke ruang kelas saat UN berlangsung. Menanggapi hal itu, Kang Emil menegaskan tidak ada sedikitpun niat dirinya untuk tidak mematuhi aturan.

Sebelumnya Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, pada Selasa (2/4) menyatakan ajakan kepada semua pihak agar mematuhi pada aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah, khususnya terkait Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional (POS UN) Tahun Pelajaran 2018/2019.

Pada salah satu poinnya menyebutkan untuk Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) yang dapat masuk ruang ujian hanya peserta ujian dan pengawas. Begitupun untuk UNBK yang hanya dapat masuk ruang ujian hanya peserta ujian, pengawas, proktor, dan/atau teknisi. Untuk itu, Kang Emil menyampaikan, permohonan maaf jika ada kesalahan pada kunjungan monitoring UNBK ke sekolah yang dilakukannya.

Ia mengatakan kunjungan monitoring UNBK ke SMKN 3 Bandung dan SLB Wiyata Guna, bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanakan ujian nasional berjalan baik. Termasuk melihat kesiapan kelengkapan sarana dan prasarananya.

"Kehadiran saya di sana ingin memberikan support dan motivasi pada peserta didik, yang sedang melaksanakan UN dan saya sebelumnya telah mendapat ijin untuk masuk dan melihat lebih dekat peserta ujian," ucap Kang Emil seperti dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar (Jawa Pos Group), Kamis (4/4).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada peserta didik dan guru di SLB Wiyata Guna karena telah mengganggu pelaksanaan ujian. Di sisi lain, Kang Emil mengapresiasi Ombudsman Jawa Barat yang telah melakukan peran dan fungsinya dalam melakukan monitoring pelaksanaan UNBK di Jawa Barat.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika menyampaikan, hal senada. Bagi pihaknya, ini merupakan catatan penting untuk dapat menyelenggarakan Ujian Nasional dengan lebih baik lagi. "Ini akan menjadi evaluasi kami," ucapnya.

Editor: Erna Martiyanti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore