Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 April 2019 | 23.39 WIB

Tahun Ajaran Baru, SMAN 10 Batam Terancam Kekurangan Ruang Kelas

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 10 Batam, Heni Aprianie - Image

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 10 Batam, Heni Aprianie

JawaPos.com - Disetiap penerimaan peserta didik baru (PPDB), selalu ada masalah yang dihadapi oleh pihak sekolah. Salah satu masalah tersebut yakni, ketersediaan ruang belajar atau ruang kelas. Seperti halnya yang di rasakan sekolah di kawasan pesisir.

Salah satu sekolah yang mengalami hal itu adalah, SMAN 10 Batam. Sekolah negeri itu terancam kekurangan ruang belajar untuk menampung siswa baru.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMAN 10 Batam, Heni Aprianie menjelaskan, saat ini di sekolahnya hanya tersedia tiga lokal saja. Sementara kuota siswa yang akan diterima di sekolah yang berlokasi di Kecamatan Galang ini mencapai 160 orang.

"Tahun depan saya bingung. Itu baru rencana jumlah yang akan kita terima. Kalau lebih, terpaksa kita tampung juga. Karena ini satu-satunya sekolah," kata Heni ketika dihubungi, Rabu (3/4).

Heni melanjutkan, kondisi sekolah yang berjarak cukup jauh dengan sekolah lainnya memang menjadi tantangan tersendiri. Masyarakat yang memang memanfaatkan posisi strategis sekolah tersebut, memang menjadikan sekolah ini sebagai sasaran utama warga yang tersebar di beberapa pulau di Kecamatan Galang ini.

Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menampung 357 siswa di sebelas lokal yang ada. Untuk memenuhi kebutuhan itu, sekolah ini sampai tidak memiliki gedung perpustakaan sendiri, pihak sekolah terpaksa merombak ruang asrama siswa untuk menjadi perpustakaan sementara.

"Kita juga upayakan satu laboratorium komputer. Itu menjadi hal wajib dan tidak mungkin kita korbankan untuk jadi lokal," ujarnya.

Ia mengungkapkan, apa yang menjadi masalah sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Upaya tersebut, memang masih belum mendapat lampu hijau. Akan tetapi, pihaknya berharap Disdik Kepri bisa memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi.

"Sudah koordinasi dengan provinsi, dari sana kita diminta menunggu. Karena sebelumnya sudah terima rehab dan bantuan sanitasi," tandas Heni.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore