
Terdakwa kasus perusakan dan pendudukan lahan, Hercules Rosario Marshal
JawaPos.com - Terdakwa kasus perusakan dan pendudukan lahan, Hercules Rosario Marshal meminta maaf atas tindakannya menyerang wartawan saat meliput di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (27/3) lalu.
Melalui video rekaman pribadi berdurasi 1 menit 10 detik, Hercules mengaku bersalah atas tindakan emosionalnya hingga memukul seorang jurnalis media daring, FS saat turun dari mobil di areal parking basement PN Jakarta Barat itu.
Menurutnya, dia mengaku reaksioner karena kondisi pikirannya sedang terbebani atas kasus hukum yang dijalani. Terlebih, keluarganya yang juga terbebani atas vonis putusan sidang dari majelis hakim.
"Dengan segala kerendahan hati, Saya Hercules Rosario Marshal meminta maaf kepada rekan-rekan wartawan atas reaksi emosional di luar kesadaran saya pribadi dalam menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Tindakan tersebut saya lakukan karena kondisi psikis sidang dan kondisi pikiran sidang, dan pikiran keluarga saya yang terbebani dengan vonis putusan sidang," ujar Hercules melalui rekaman video, Kamis (28/3).
Selain itu, Hercules pun menyampaikan terimakasih kepada aparat kepolisian yang sudah mengawal dan mengamankan jalannya sidang. Dia pun meminta maaf kepada semua pihak atas ketidaknyamanan yang dilakukannya selama ini. Hercules pun berjanji akan menjadi warga negara yang baik, mengambil pelajaran dari kasus yang dialaminya.
"Dan saya terimakasih kepada kepolisian yang telah menyelamatkan dan mengamankan jalannya sidang. Ke depan saya berupaya menjadi warga negara yang baik. Sekali lagi atas kesalahan saya ini saya memohon maaf atas ketidaknyamanan semua pihak," tutupnya.
Sebelumnya, Hercules mengamuk hingga menyerang sejumlah awak media saat mengambil gambar kedatangannya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (27/3). Bahkan, seorang wartawan media online mendapat pukulan yang mengarah ke bagian wajahnya. Beruntung pukulan itu ditangkis kedua tangannya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
