
Ilustrasi kapal tenggelam
JawaPos.com – Pencarian terhadap Kapal Motor Formosa asal Sibolga yang hilag di perairan Nias Selatan masih terus dilakukan, Selasa (5/3). Tim SAR Gabungan menyisir tempat yang diprediksi lokasi hilangnya kapal.
Tim SAR Gabungan terdiri dari SAR Nias, TNI AL dan dibantu nelayan sekitar. “Hingga saat ini kita fokus pada pencarian di sekitar lokasi yang dikatakan saksi,” kata Tonggor Gultom Selasa (5/3) petang.
Kapal itu hilang kontak pagi tadi setelah berangkat dari Sibolga, Sabtu (2/3) sekira pukul 11.00 WIB. Awalnya, Basarnas menerima laporan soal kapal yang membutuhkan bantuan.
Hal itu langsung dikoordinasikan dengan Lanal Nias. I SRU Personil Pos SAR Nias dibantu dengan Kapal Patkamla Lanas NIAS 1 Unit, Rescue Carrier 1 Unir, GPS 1 Unit, Peralatan Water Rescue 1 Unit, dan LCR + OBM 40 PK 1 Unit diterjunkan .
KM Formosa merupakan kapal penangkap ikan. Saat berada di perairan Pulau Lambak, Kabupaten Nias Selatan terjadi hujan disertai angin kencang. Kondisi itu menyebabkan ombak tinggi mencapai 2-3 meter.
Awak KM Metal yang menyaksikan KM Formosa menuturkan, kapal itu diduga mengalami keocoran. Kapal hampir tenggelam dan membutuhkan bantuan.
Namun kapal di sekitarnya terhalang cuaca buruk. Kapal itu membawa 20 Anak Buah Kapal. Berikut nama ABK yang masih hilang hingga kini.
1. Sunaidi Situmorang (Nakhoda)
2. Ramlan Sianipar
3. Paung Manalu
4. Budi Sianipar
5. Charles Purba
6. Dharmawansyah Sipahutar
7. Parman Manullang
8. Jansen T Nainggolan

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
