
Dari atas Bukit Kandap, pengunjung bisa menikmati hamparan pasir putih sambil berselfie ria.
JawaPos.com- Meskipun tidak memiliki gunung setinggi dan seterkenal di Pulau Jawa, Batam tetap punya tempat yang keren untuk mendaki. Namanya Bukit Kandap. Terletak di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, bukit tersebut menyajikan petualangan seru plus panorama yang aduhai.
Di Bukit Kandap pengunjung tidak cuma menikmati perjalanan menembus rimba untuk bisa mencapai puncak. Lebih dari itu, saat mata kita memandang ke bawah, bakal tersaji hamparan pasir putih bak permadani raksasa.
Bukit Kandap sendiri adalah bagian tertinggi dari gugusan bukit yang ada di kelurahan Galang Baru ini. Tidak ada yang tahu persis berapa ketinggian bukit yang tampak menjulang dari kejauhan ini. Namun butuh waktu sekitar dua jam untuk bisa mencapai puncak yang ditandai dengan balok semen setinggi sekitar 1,5 meter.
Sedari awal perjalanan, penjelajah kawasan ini akan disuguhkan dengan trek yang cukup menantang. Mulai dari sekitar aliran air dengan bebatuan cukup besar. Harus bisa menjaga keseimbangan, sebab terkadang jalur yang dilalui sedikit licin. Jalur pendakian tersebut juga punya tingkat kemirigan yang lumayan ekstrem.
Berjarak beberapa menit dari bukit, penjelajah akan mendapati sebuah area yang tidak terlalu luas, namun cukup untuk memandang garis pantai dari ketinggian. Kawasan ini menjadi salah satu lokasi terbaik untuk berfoto dengan latar belakang pantai. Mereka yang pernah menjelajahi Bukit Kandap, hampir pasti pernah mengabadikan foto di lokasi ini.
“Pas posisinya, dapat hutan, pantai, sama lautnya,” kata Firmansyah, 30, salah seorang yang beberapa kali menjelajahi Bukit Kandap.
Untuk area puncaknya sendiri, selain terdapat balok semen, juga ada area untuk mendirikan tenda. Tidak terlalu luas namun cukup untuk mendirikan dua tenda ukuran sedang dengan kapasitas masing-masing empat orang. Di lokasi ini juga terdapat dua pohon cukup besar untuk tempat berteduh.
Sementara untuk area pantai, banyak pohon besar yang memayungi kita dari terik matahari. Dari beberapa pohon tersebut, ada satu pohon yang letaknya berada paling dekat dengan kaki Bukit Kandap. Lokasi itu dijadikan tempat menginap bagi mereka yang tidak mendirikan tenda di puncak Bukit.
Bagi Firmasnyah, kawasan ini menyajikan keindahan lain yang tidak ditemukan di Batam. Mereka bisa menkmati keindahan pantai dengan berenang dan tidak perlu khawatir dengan minimnya fasilitan. Sebab aliran air selalu mengucur di kaki Bukit Kandap. Air itu bisa dipakai untuk mandi, memasak, dan keperluan lain.
Sampai saat ini, kawasan Bukit Kandap tidak ada yang mengelola. Bagi Firmansyah, hal tersebut malah menjadi keuntungan tersendiri. Sebab kondisinya masih alami dan steril dari tangan-tangan jahil manusia.
“Sayang aja kalau dirusak dengan sampah. Di sini masih bagus, kalau bisa dijaga terus,” kata lelaki yang sudah memiliki dua putri ini.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
