Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Februari 2019 | 02.46 WIB

Soal LRT, Gubernur Sebut Pemerintah Tidak Pernah Diuntungkan

Kondisi LRT Palembang - Image

Kondisi LRT Palembang

JawaPos.com - Permasalahan untung-rugi yang terjadi pada Light Rail Transit (LRT) Palembang dinilai sudah wajar. Pasalnya, LRT merupakan transportasi massal untuk mengatasi kemacetan di Kota Palembang.


Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, LRT merupakan transportasi massal yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Bahkan, dapat lebih hemat dibandingkan angkutan lainnya.


Karena itu, anggapan terkait untung-rugi penggunaan LRT ini bukan merupakan persoalan dan sudah sewajarnya merugi. Ia mengaku moda transportasi massal dimana pun pemerintah tidak pernah diuntungkan. Karena tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar menggunakan transportasi massal dalam setiap kegiatan.


"Ini tujuannya agar pengguna tranportasi pribadi beralih menggunakan transportassi massal. Sehingga, tidak terjadi kemacetan," katanya saat ditemui di Pemprov Sumsel, Rabu (13/2).


Selain tidak terjadi kemacetan, LRT ini juga dapat meningkatkan kunjungan pariwisata. Namun, memang membutuhkan sebuah proses.
Kedepan, pihaknya akan menyiapkan lahan kosong untuk dipergunakan sebagai kantong parkir yang hendak menggunakan LRT.


Penyediaan kantong parkir ini akan bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. "Kedepan kami optimis LRT ini akan sangat berguna bagi masyarakat Sumsel," tutupnya.


Untuk diketahui, dalam sebulan Pemerintah Pusat menggelontorkan dana operassional LRT sebesar Rp 10 miliar. Pengeluaran tersebut tidak sebanding dengan penghasilan dari operasional LRT yang hanya Rp 1 miliar.


Hal ini diakui oleh Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI, Zulfikri saat mengunjungi Palembang, Senin (11/2). "Sekarang dengan dapatnya segitu (Rp 1 miliar) dengan jumlah penumpang sekitar 5 ribuan," katanya.


Meskipun begitu, dirinya optimis penumpang akan terus meningkat. Terbukti, sejak tiga bulan terakhir jika dikalkulasikan jumlah penumpang naik mencapai 12 persen. "Artinya, saat ini masyarakat mulai menggunakan LRT sebagai transportasi harian," tutupnya. 

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore