
PILPRES 2019: Dari 35 kabupaten/kota di Jateng, hanya empat pimpinan daerahnya yang tidak diundang, yakni Kabupaten Sragen, Kendal, Kota Tegal dan Salatiga.
JawaPos.com - Sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah yang sempat menghadiri acara deklarasi mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Hotel Alila, Solo, Sabtu (26/1) mulai dimintai keterangan oleh Bawaslu. Mereka dicecar pertanyaan seputar kehadiran mereka pada kegiatan tersebut.
"Semua Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang hadir di Solo dipanggil. Tapi berapa yang datang dan berapa yang nggak datang, data masih terus berjalan," kata Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah Rofiuddin saat dikontak, Selasa (12/2).
Rofiuddin mengatakan, pemanggilan para kepala daerah ini dilakukan oleh masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota. Nantinya, laporan soal permintaan keterangan ini semuanya dikumpulkan ke Bawaslu Jateng untuk dikaji.
Ia menambahkan, pemanggilan terhadap para kepala daerah ini sudah berlangsung sejak pekan lalu. Beberapa yang sudah memenuhi panggilan, di antaranya adalah Wakil Wali Kota Semarang, Bupati dan Wakil Bupati Semarang, Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, dan masih banyak lagi.
"Pertanyaan banyak. Tapi (intinya) seputar soal acara deklarasi dukungan ke salah satu capres di Solo itu," kata Rofiuddin lagi.
Sebelumnya, Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini dalam keterangan resminya menyebutkan pihaknya telah memanggil Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Senin (11/2) kemarin. Bawaslu Kota Semarang memberondong perempuan yang karib disapa Mbak Ita itu dengan 24 pertanyaan.
Masih menurut Naya, dalam klarifikasi itu Mbak Ita mengakui hadir di acara deklarasi tersebut atas undangan Ganjar Pranowo. Yang tak lain adalah Politisi PDIP sekaligus Gubernur Jateng.
“Berdasarkan hasil klarifikasi acara itu bertujuan untuk deklarasi pemilu damai, dengan menjunjung etika dan peraturan hukum dan memenangkan paslon 01 selaku petugas partai," tulis Naya.
Berdasarkan keterangan saksi, kata Naya, tidak ada daftar hadir dan notulensi. Semua acara dihandle langsung oleh Ganjar Pranowo sebagai penggagas acara konsolidasi dan deklarasi kepala daerah tersebut.
Mengenai kemungkinan Bawaslu untuk nantinya memintai keterangan Ganjar soal kegiatan ini, Rofiuddin menjawab singkat. "Masih dalam proses kajian," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
