
Cawapres nomor urut 01 Ma
JawaPos.com- Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin batal bertandang ke Kampus UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, hari ini (8/2). Acara tersebut urung terlaksana diduga karena adanya imbauan Bawaslu Padang yang meminta agar kegiatan berorientasi kampanye tidak masuk kampus.
Alhasil, acara yang sedianya berupa kuliah umum itu diubah menjadi bedah buku berjudul 'Keadilan, Keumatan, Kedaulatan' The Ma'ruf Amin Way. Lokasi acarannya pun tidak di dalam kampus, melainkan dipindah ke aula Hotel Inna Muara Padang.
"Iya. Dipindahkan ke Inna Muara. Kami hanya memberikan imbauan agar tidak ada kegiatan kampanye di sarana pendidikan. Jika pihak UIN membatalkan (kuliah umum), itu tergantung kebijakan UIN sendiri," tegas Ketua Bawaslu Padang Dorri Putra, Jumat (8/2).
Sementara itu, bedah buku pemikiran Ma'ruf Amin yang mengupas ekonomi dan bisnis Islam itu dihadiri ratusan orang. Termasuk Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN IB Padang Rahmat Wira dan Direktur Pascasarjana IAIN Bukittinggi Ismail Novel.
Ma'ruf mengatakan, buku ini lahir atas keprihatinannya terhadap ketimpangan ekonomi Indonesia. Terlalu jauh jurang pemisah kaya dan miskin.
"The Ma'ruf Amin Way kebetulan gagasan saya tentang bagaimana membangun ekonomi dari bawah atau bottom up economic development. Supaya tidak terjadi kesenjangan ekonomi," ucap Ma'ruf.
Gerakan membangunan ekonomi dari bawah tidak hanya diketahui oleh kalangan elite, namun juga di tengah masyarakat luas. Hal ini untuk membuat perubahan dalam rangka redistribusi dan kemitraan dalam membangun ekonomi rakyat.
"Ekonomi harus dibangun. Tidak harus melemahkan yang kuat, tapi menguatkan yang lemah. Makanya ada langkah, antara lain redistribusi dan kemitraan-kemitraan dari pemilik modal," sebut Ma'ruf.
"Ekonomi syariah adalah salah satu pilar dalam membangun ekonomi keadilan, keumatan dan kedaulatan," sambungnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Bukitinggi Ismail Novel menyebutkan, gagasan Kiai Ma'ruf Amin merupakan arah baru ekonomi nasional yang digali dari prinsip syariah dan juga filosofi yang ada ditengah-tengah masyarakat.
"Dalam buku itu, kita lihat bagaimana Ma'ruf Amin menerjemahkan ekonomi syariah dalam berbangsa dan bernegara. Kemudian ekonomi syariah juga diterima masyarakat Indonesia dan dunia," pujinya.
Usai bedah buku dan salat Jumat di Kota Padang, Ma'ruf akan berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Yakin di Padang Pariaman. Mantan Rais Aam PBNU itu juga bakal berziarah ke makam Syekh Burhanuddin di Ulakan Tapakis, Padang Pariaman. Setelah berziarah, Ma'ruf baru bertolak kembali ke Jakarta.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
