Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Februari 2019 | 04.13 WIB

Kiai Ma'ruf Ziarah ke Makam Inyiak Canduang dan Rumah Bung Hatta

Cawapres nomor urut 01, Ma - Image

Cawapres nomor urut 01, Ma

JawaPos.com - Pendiri Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang, Syekh Sulaiman Arrasuli adalah ulama kharismatik. Tokoh Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang lahir Tahun 1871 itu berperan besar dalam perjalanan Bangsa Indonesia.


Hal itu disampaikan Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin saat berziarah ke makam Syekh Arrasuli atau yang dikenal dengan sebutan Inyiak Canduang di Canduang, Kabupaten Agam, Kamis (7/2).


Kia Ma'ruf mengisahkan, di era 1952-1953, Presiden Soekarno sempat dinyatakan sebagai pemimpin yang tidak sah karena tidak dipilih rakyat. Akibatnya nasional hingga daerah bergejolak.


"Para ulama, termasuk Syekh Sulaiman Arrasuli mendorong ditetapkan Soekarno saat itu, sebagai ulil amri atau pimpinan pemerintahan yang sah meski sifatnya sementara," kata Ma'ruf Amin.


Selain berziarah, Maruf Amin juga bersilaturahmi dengan keluarga besar almarhum sekaligus pengasuh Ponpes MTI Canduang bersama ratusan santri MTI Canduang. Setelah itu, Ma'ruf pun menyempatkan waktu berkunjung ke rumah kelahiran Bung Hatta yang terletak di jalan Soekarno-Hatta, Mandiangin, Kota Bukittinggi.


Ma'ruf Amin berdecak kagum dan memuji setiap sisi rumah tokoh proklamator Indonesia yang tetap asri dan terjaga. Menurutnya, rumah kelahiran Bung Hatta adalah sejarah. Sehingga harus dan patut dijaga setiap waktu.


"Semua tau. Bung Hatta berjasa untuk negara. Termasuk memerdekan Indonesia," kata Ma'ruf kepada awak media di Bukittinggi.


Selain itu, lanjut Kiai Ma'ruf, Bung Hatta juga dikenal sebagai bapak koperasi. Gerakan koperasi yang digagasnya berkonsep pemberdayaan masyarakat. Dengan begitu, pemerataan ekonomi dapat diterapkan kepada seluruh masyarakat.


"Jangan sekadar mengejar pertumbuhan (ekonomi) tapi meninggalkan pemerataan. Dengan koperasi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat bisa dibangun," katanya.


Konsep koperasi Bung Hatta, terang Ma'ruf, menjadi inspirasi dalam meratakan ekonomi rakyat. Sehingga, tidak ada jurang pemisah antara kaya dan si miskin. 


Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore