
Pria bertato nekat buang sampah saat petugas membersihkan kali
JawaPos.com - Seorang pria bertato yang membuang sampah ke kali saat ada petugas membersihkan telah meminta maaf. Permintaan maaf itu direkam oleh petugas dar UPK Badan Air DKI Jakarta.
Mukhlisin, warga Kebon Bawah Dalam, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang itu tak hanya meminta maaf kepada petugas UPK Badan Air. Tetapi ia juga meminta maaf kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Saya Mukhlis warga Kebon Bawah Dalem, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, saya memohon maaf kepada Bapak Gubernur, Bapak Anies Baswedan dan petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup atas kekhilafan saya dan kesalahan saya yang telah membuang sampah," kata Muhklis dalam video yang diterima JawaPos.com, Kamis (31/1).
Ia mengaku bersalah dan bersedia membayar sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada. Selain itu, ke depan dirinya meminta agar di lingkungannya disediakan tempat pembuangan sampah. Sehingga warga tak lagi membuang sampah ke kali.
"Saya berharap di lingkungan tempat tinggal saya, agar disediakan tempat sampah. Agar lingkungan saya lebih bersih dan steril dari sebelumnya. Saya meminta maaf kepada Bapak Gubernur. Demikian dari saya," katanya lagi.
Seperti diketahui, Mukhlis tertangkap kamera Tim Media Sosial UPK Badan Air membuang sampah ke badan sungai. Padal saat itu, di dalam sungai ada petugas yang tengah membersihkan sampah.
Atas aksinya itu, Mukhlis harus membayar denda sebesar Rp 300 ribu karena terjaring operasi tangkap tangan (OTT) membuang sampah ke sungai. Hal itu sesuai dengan Perda nomor 3 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah.
Anggota Tim Media Sosial UPK Badan Air DKI Jakarta Apit Raharjo mengatakan, saat pria bertato itu membuang sampah ke kali, timnya kebetulan ada di lokasi. Tak ingin kehilangan momen, pihaknya langsung mengabadikannya.
"Itu kejadiannya kemarin, saat tim media sosial kami ada di lokasi. Padahal di bawah ada petugas yang sedang bersihkan kali, tapi warga tetap nekat buang sampah dari atas seperti yang di gambar," kata Apit, kepada JawaPos.com, Kamis (31/1).

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
