
Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta masih menahan 21 karung yang berisi kisaran 6 ribu eksemplar tabloid Indonesia Barokah.
JawaPos.com - Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta masih menahan 21 karung yang berisi kisaran 6 ribu eksemplar tabloid Indonesia Barokah. Sebab belum ada keputusan resmi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat mengenai kelanjutan penanganannya.
Mujiyono, Wakil Kepala Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta mengatakan, saat ini ribuan tabloid itu masih tertahan di kantornya. "Sementara masih seperti yang kemarin, belum ada perubahan. Masih di kantor (tabloidnya)," katanya, saat dikonfirmasi Minggu (27/1).
Lanjutnya, rencana koordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Sleman baru akan dilakukan pada Senin (28/1). Mengenai kelanjutan penanganannya. "Besok rencana kami bertemu dengan Bawaslu Sleman," ucapnya.
Ketika memang nantinya disarankan untuk tak lagi ditahan, pihaknya siap untuk mengedarkannya. Begitupun sebaliknya, keputusannya nanti. "Intinya kalau Bawaslu memerintahkan diedarkan ya diedarkan. Kalau ditarik ya ditarik, kami mengikuti Bawaslu," ucapnya.
Sebelumnya, sebanyak 21 karung yang isinya 6 ribu eksemplar tabloid Indonesia Barokah yang akan dikirim ke masjid dan pondok pesantren di Jogjakarta ditahan di Kantor Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta, Jalan Plemburan, Kabupaten Sleman.
Paket itu tak hanya dikirim ke Kabupaten Sleman saja. Namun juga ke Kota Jogjakarta, dan Bantul. Serta ada juga ke beberapa daerah yang ada di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Temanggung dan Klaten.
Bawaslu Kabupaten Kulon Progo sebelumnya memastikan tabloid itu belum ditemukan ditemukan adanya pelanggaran Pemilu. Ketika memang tetap ditahan di Kantor Pos, dikirim ke pihak penerima, atau akan dimusnahkan maka bukan menjadi kewenangannya.
"Surat dari (Bawaslu) Pusat sudah kami terima Jumat (25/1) kemarin. Belum ada pelanggaran Pemilu di tabloid itu. Tapi kalau pelanggaran lain, kami tidak tahu," kata Anggota Bawaslu Kabupaten Kulon Progo, Panggih Widodo.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
