
Aparat Kepolisian saat mengamankan jenazah Aisyah dan Roy yang ditemukan tewas dalam kamar hotel Garuda.
JawaPos.com - Pembunuhan sadis yang dilatari masalah asmara masih marak terjadi di sejumlah daerah. Persoalan cinta segitiga yang akhirnya berujung maut itu terjadi pada Siti Aisyah, Roy Robby, dan Muhlisin David. Ketiganya masih berusia 23 tahun.
Siti Aisyah merupakan istri sah dari Muhlisin David. Dari pernikahanya , dikaruniai seorang anak yang kini berusia 4,5 tahun. Sementara Roy Robby merupakan selingkuhan Siti Aisyah. Kisah cinta ketiganya berakhirnya dengan penemuan jenazah siti dan Robby di kamar Hotel Garuda, Parteker, Pamekasan, Jawa Timur (24/1).
Diketahui, Aisyah adalah warga Kelurahan Kowel, Pamekasan. Ia bekerja di konter Vivo yang terletak di Jalan Parteker. Sedangkan Roy sang kekasih gelap itu merupakan warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur.
Perselingkuhan Aisyah dan Roy sudah lama terjadi. Kisah cinta terlaranga itu bahkan pernah diketahui oleh suaminya. Karena ulah istrinya itu David sempat terbakar emosi dan memukul istrinya karena main belakang dengan pria lain.
Akibat pemukulan itu, David diusir oleh orang tua Aisyah. Ia pun pulang ke rumahnya dan pisah ranjang dengan Aisyah. Selama pisah ranjang, hubungan Aisyah dan sang kekasih gelap itu makin intens. Jalan Roy untuk memiliki sang pujaan hati yang sebetulnya masih berstatus sebagi istri David itu, seakan terbuka lebar.
Namun jelang hari ulang tahunnya yang ke-24, Aisyah menghubungi suaminya, David yang sudah lama tak bertemu dengannya. Ia meminta maaf dan bersedia rujuk kembali. Keingin Asiyah untuk rujuk dengan suaminya setelah pisah ranjang selama tiga bulan membuat Roy sakit hati dan terbakar api cemburu.
Roy kemudian mulai menyusun siasat. Ia mengajak Asiyah ngamar di Hotel Garuda pada Kamis, (24/1). Di tempat inilah Roy menghabisi nyawa Aisyah. Tak berapa lama kemudian si pelaku memilih gantung diri di kamar mandi.
David, tak menyangka istrinya berpulang dengan cara tragis. David pun tak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya bisa meratapi kepergian sang istri yang kini meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya.
Meski selingkuh dengan pria lain, David mengaku masih mencintai Aisyah. Ia belum bisa melupakan kenangan bersama almarhumah. Terlebih, Aisyah telah memberinya seorang anak yang kini berusia 4,5 tahun.
Saat ditemui Radar Madura (JawaPos Grup) di rumahnya, David mengaku tidak percaya secepat ini ditinggal pergi sang istri untuk selama-lamanya.
"Sebelumnya, nomer WA saya diblokir. Tapi, tanggal 16 Januari kemarin, istri saya komunikasi lagi. Bahkan, minta maaf atas kelakuannya dan ngajak rujuk. Saya mau dengan syarat selesaikan dulu masalah sama laki-laki selingkuhannya itu," kata David.
Dijelaskan, pagi hari sebelum kematiannya, Aisyah sempat berkomunikasi dengan David via layanan video call WA. Dalam obrolan tersebut, keduanya berencana merayakan ulang tahun Aisyah ke-24.
“Saya berniat pulang ke Pamekasan untuk merayakan ulang tahun istri saya. Jam 07.00 hari itu juga (24/1), Aisyah masih sempat video call ke saya dan bilang hati-hati di jalan,” kenangnya.
David menuturkan, persiapan menyambut hari ulang tahun Aisyah dimatangkan. Bahkan dia telah menyiapkan kue ultah untuk sang istri tercinta.
“Semua permintaannya saya kasih. Mulai dari sepatu, helm, kue tart, dan lainnya. Bahkan saya sudah booking tempat di rumah makan Almuna untuk merayakan ulang tahun istri saya,” terangnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
