Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Januari 2019 | 02.08 WIB

IPB Optimistis Swasembada Pangan Nasional Meningkat

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Tidak mudah mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Ada sejumlah faktor menjadi kendala menuju swasembada pangan nasional. Salah satunya tingginya jumlah penduduk.


Wakil Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dodik Ridho Nurrochmat mengatakan, diperlukan solusi menangani tingginya jumlah penduduk untuk mencapai swasembada pangan.


Menurutnya, realisasi 100 persen swasembada pangan nasional seperti yang dilatakan Mentan Amran Sulaiman, sangat baik. Namun, jika tak mencapai angka maksimal pun, kata dia, masih merupakan capaian yang baik.


"Telah mencapai 90 pesen saja, itu sudah cukup Indonesia swasembada pangan. Itu tetap tinggi juga sebab jumlah penduduk yang ada,” kata Dodik di Bogor, Kamis (24/1).


Dodik mengabarkan, angka pertumbuhan penduduk di Tanah Air akan terus menanjak. Hal itu akan berbanding terbalik dengan jumlah ketersediaan lahan pertanian ke depannya.


Meski swasembada pangan bukan hal yang mudah, dia optimistis persentase tingkat realisasinya semakin membesar. Keyakinan Dodik itu berdasarkan angka tingkat produktivitas pertanian Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya.


Bahkan, Dodik menganggap, di kawasan Asia Tenggara (Asean), ukuran produktivitas pertanian Indonesia jauh lebih dan meninggalkan Thailand. "Persoalannya ada di jumlah penduduk yang banyak. Ada 260 juta jiwa penduduk di Indonesia harus diberi makan," ucap Dodik.


Sementara itu, Mentan Amran Sulaiman dalam seminar nasional Ketahanan Pangan dan Launching IPB SDGs Network di IPB menyampaikan, kinerja pertanian Indonesia saat ini terus meningkat.


Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), PDB pertanian meningkat 47,2 persen dari Rp 994,8 triliun pada tahun 2013 menjadi Rp 1.463 triliun di 2018.


Begitu juga menyoal inflasi pangan, Amran Sulaiman menjelaskan, sektor pertanian memiliki andil penting. Berdasarkan data BPS, inflasi pangan 2014 masih sebesar 10,57 persen lalu menjadi 1,26 persen di 2017.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore