
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara
JawaPos.com - Jajaran Polda Sumsel memastikan akan menangkap otak pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan korban Inah Antimurti, 20. Saat ini pelaku utama inisial AS masih buron. Polisi pun tak akan segan-segan untuk menembak mati pelaku.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan aksi yang dilakukan AS sangatlah kejam. Karena, melakukan pemerkosaan, kemudian membunuh korban dan jasadnya dibakar. Akibat, aksi tersebut jasad korban pun mengalami luka bakar hampir 100 persen.
Sangat sulit untuk mengenali korban. Beruntung, keluarga korban dapat mengetahui ciri-ciri sekunder sehingga pihaknya meyakini korban merupakan Inah Antimurti, 20.
"Ini dapat dilihat dari benda yang sempat dibawa oleh korban dan kondisi gigi korban," katanya saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (23/1).
Atas ulah pelaku tersebut, dia mengaku sangat jengkel dan kesal karena pelakunya sangat keji. Karena itu, dirinya akan memproses pelaku yang tertangkap agar diberikan hukuman yang setimpal.
Sedangkan otak pelaku, pihaknya terus memburu dan memastikan akan menyikat pelaku. Apalagi, AS sebagai otak pelaku disertai pengedar narkoba di wilayahnya.
"Biarin dia berlari, kami pasti akan menangkapnya dan tembak mati pelaku," ujarnya.
Dirinya mengapresiai anggota Polres Ogan Ilir dan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel karena berhasil mengungkap kasus ini meskipun petunjuk yang ditemukan sangatlah minim.
Pengungkapan kasus ini pun hanya butuh waktu sekitar dua hari dengan bermodalkan temuan motor milik korban yang sudah berubah catnya.
"Petugas awalnya mendapatkan motor korban ditangan saksi yang sudah dicat beda warna. Mulai dari sana anggota berhasil menangkap empat pelaku dalam kasus tersebut," tutupnya.
Seperti diketahui, Warga Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, digegerkan penemuan jasad dengan jenis kelamin perempuan yang hangus terbakar dan leher terikat kawat, Minggu (24/1).
Dalam kasus tersebut polisi berhasil menangkap empat dari lima tersangka pembunuhan tersebut. Keempat tersangka yakni, Feri (tunarungu/bisu), 30; FB, 16; Abdul Malik, 22, dan DP, 16. Sedangkan masih buron yakni AS yang merupakan otak pelaku.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
