
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat rapat bahas kelanjutan tol Padang - Pekanbaru di BPN Sumbar, Rabu (9/1)
JawaPos.com - Pengerjaan fisik jalan tol Padang-Pekanbaru sempat terhenti selama 6 bulan terakhir. Rencananya, pembangunan mega proyek yang ground breakingnya dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo itu, kembali dilanjutkan pertengahan Januari 2019.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit usai menggelar rapat di Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumbar, Rabu (9/1).
Nasrul mengatakan, dari hasil rapat sebelumnya, masih ada empat bidang tanah yang belum selesai secara administrasi. Kelengkapan bidang tanah itu akan dilakukan pada HUT Kabupaten Padang Pariaman.
"Administrasinya akan dilengkapi mulai hari ini (red_) sampai Jumat (11/1) mendatang atau bertepatan dengan hari jadi Padang Pariaman ke-186. Penyerahan kelengkapan ini akan disaksikan oleh Gubernur Sumbar dan masyarakat yang sekaligus menegaskan, pengerjaan tol Padang-Pekanbaru dilanjutkan," kata Nasrul Abit.
Secara berlanjut, terdapat 19 sertifikat bidang tanah sedang dikerjakan dari total 109 bidang tanah yang akan dilalui proyek tol Padang-Pekanbaru.
"Mana yang telah selesai negosiasinya berdasarkan pengadilan itu, kami bayarkan uang ganti ruginya. InsyaAllah, Sabtu (12/1) depan, alat berat sudah bisa masuk untuk mengerjakan proyek tol," terangnya.
Nasrul juga mengatakan, pengerjaan fisik tol akan difokuskan pada ruas nol hingga 4,2 kilometer. Sebab, untuk ruas ini, uang ganti lahan sudah diserahkan kepada masyarakat. Sedangkan kendala lahan masih terjadi di ruas 4,2 hingga 30 kilometer. Di ruas ini, masih ada empat titik lokasi yang belum disepakati harga ganti ruginya.
"Keempat lokasi kami serahkan negosiasinya pada Bupati Padang Pariaman. Saya juga minta tim appraisal jangan mengulang kejadian seperti yang lalu," ujar Nasrul.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Sumbar Sudaryanto mengatakan, sesuai tupoksinya akan membantu proses percepatan pembayaran penggantian lahan warga yang dilewati proyek tol. Bagi pemilik lahan yang sudah lengkap syarat, akan disiapkan sertifikatnya sebagai bahagian dari ketentuan pembayaran oleh BPN.
"Kami minta masyarakat yang lahannya kena proyek tol, segera melengkapi surat-surat yang dibutuhkan untuk proses ganti rugi," katanya.
Sebelumnya, Selasa (8/1), Pemprov Sumbar dengan Pemkab Padang Pariaman juga menggelar rapat bersama pihak PT Hutama Karya untuk memastikan kelanjutan proyek tol yang sempat mangkrak lantaran persoalan lahan.
Dalam pertemuan itu, Pimpinan Proyek Seksi I Tol Padang-Sicincin, Ramos Pardede mengatakan, fokus pengerjaan tol akan dilakukan di ruas nol hingga 4,2 kilometer pertama. Apalagi di ruas ini, pemerintah tinggal melakukan pembayaran kepada pemilik lahan. Sedangkan untuk ruas di atas 4,2 km, pemerintah masih melakukan tahap konsultasi publik.
"Kita tunggu dulu 4 bidang lain, kita bisa kerja. Setiap ada lahan bebas kami akan kerja. Untuk memicu pemilik lahan lain supaya bisa melepas tanahnya," ujar Ramos.
Dengan molornya pengerjaan fisik tol Padang-Pekanbaru selama setahun terakhir, Hutama Karya menargetkan seksi I Padang-Sicincin bisa rampung dalam dua tahun ke depan. Hingga akhir 2018, baru 800 meter ruas dari total 255 kilometer (km) yang sudah dilakukan pengerjaan. Itu pun, pekerjaan yang sudah dilakukan baru sebatas land clearing dan timbuna atau ground breaking.
Terhambatnya pengerjaan fisik seksi I tol Padang-Pekanbaru disebabkan tidak cocoknya harga yang diterbitkan oleh tim appraisal (penilai). Atas hal itu, warga secara baik-baik meminta alat berat untuk tidak melakukan pengerjaan terlebih dulu. Sehingga pengerjaan tol berhenti sampai hari ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022