
Bandung kini miliki rumah singgah
JawaPos.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial, kini memiliki rumah singgah yang lebih luas. Bangunan yang berdiri di sekitar 7,1 hektar ini akan digunakan sebagai tempat singgah para gelandangan dan anak jalan Bandung.
Wali Kota Bandung Oded M Danial, meresmikan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) sebagai tempat bagi Dinas Sosial dan Penanganan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Bandung di Jalan Babakan Karet, Derwati, Bandung, Kamis (27/12).
"Ini setelah proses panjang, pencanangan ini ada sejak Wali Kotanya Pak Dada (sebelum Ridwan Kamil). Alhamdulillah hari ini selesai dan diresmikan," kata Oded di Puskesos Bandung, Kamis (27/12).
Dengan hadirnya rumah singgah, Mang Oded sapaannya diharapkan menjadi sebuah kawasan yang bisa bertugas dalam penanganan Penyandang Masalah Kesenjangan Sosial (PMKS). Karena semua terpadu di sini.
Tempat ini adalah untuk penampungan para PMKS, anak gelandangan, dan anak jalanan. Menurut Mang Oded sebelum ada Puskesos ini, jika ada orang gangguan jiwa selalu dibawa ke Tasikmalaya. Namun sekarang bisa direhabilitasi langsung di Puskesos Bandung.
Kadinsosnangkis Bandung, Tono Rusdiantono mengatakan Puskesos ini sebagai pelayanan terpadu soal penanggulangan kemiskinan. Dengan sistem menggunakan layanan rujukan terpadu.
"Khusus orang miskin yang terdaftar di basis data terpadu. Layanan pendidikan, kesehatan, Rutilahu, BPJS, masalah bansos atau ada 11 rincian bantuan," jelas Tono.
Dengan diresmikannya Puskesos ini sekaligus launching sistem layanan rujukan terpadu sehingga pelayanan soal penanganan kemiskinan bisa langsung ditangani. Warga cukup datang ke Dinsosnangkis, seperti permasalahan terkait penyelenggaraan kesejahteraan sosial untuk rakyat yang kurang beruntung bisa dilayani.
Bangunan seluas 7,1 hektar ini dibangun sejak 2008 hingga 2018, dan telah menghabiskan dana sekitar Rp 140 miliar. Terdapat 13 gedung yang difungsikan untuk rumah singgah.
"Nanti kita lakukan penjangkauan, tadi titipan dari Pak Wali, jangan ada yang tidur di pinggir jalan. Diangkut Dinsos jadi ada hotelnya, dikasih makan yang bergizi, sehari tiga kali, kita bina," pungkasnya.
Dalam acara peresmian, Wali Kota Bandung Oded pun memberikan belasan kursi roda dan kaki palsu kepada difabel. Kemudian juga meresmikan mobil yang digunakan untuk mengangkut para PMKS di Bandung.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
