
Ilustrasi longsor.
JawaPos.com- Liburan akhir tahun ini bertepatan dengan musim hujan. Masyarakat yang berlibur di Kabupaten Malang diminta untuk waspada terhadap bencana. Salah satunya adalah tanah longsor.
Ada 12 titik rawan longsor di Kabupaten Malang. Rinciannya, Kabupaten Malang hingga Blitar dua titik; Pujon, Pare tiga titik; Pujon, Pacet empat titik; dan Kepanjen hingga Lumajang tiga titik.
Titik-titik itu juga dilewati oleh jalur yang kerap dilalui oleh wisatawan atau pemudik. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Hafi tidak menampik bahwa beberapa jalur di wilayahnya masuk kategori rawan longsor.
"Kalau jalur alternatif tidak ada yang rawan bencana. Tapi, poros utama Pujon, Ngantang, Kasembon. Jalannya juga sempit di sana. Ini yang rawan bencana," kata Lutfi, ditemui di kantornya, Senin (24/12).
Mantan Kepala BPBD Kabupaten Malang itu menambahkan, untuk menanggulangi bencana yang bisa datang kapan saja, perlu adanya koordinasi yang baik antar instansi. Pihakmya mengakui, selama ini hal itu masih menjadi kendala.
Dia berharap, ada sinergi dari instansi lainnya. Misalnya saja PMI, BPBD, Bina Marga dan Cipta Karya yang dia nilai sangat penting.
"Seperti Bina Marga dan Cipta Karya, mereka kan punya alat berat backhoe yang sewaktu-waktu bisa digunakan," imbuh Lutfi.
Selain mewaspadai jalur yang terdapat titik-titik rawan longsor, pihak Dishub juga mendirikan tujuh pos pengamanan. Pos pengamanan itu ada di simpang tiga RS Medika Lawang, Pasar Singosari, simpang empat Karanglo, Wendit, Pasar Kepanjen, Pasar Pujon, dan Ngantang.
Dishub juga mendirikan satu pos pelayanan yang berada di Jembatan Timbang Singosari. Seluruh pos itu terkoneksi dengan pos induk di kantor Dishub, Talangagung, Kepanjen.
Sementara untuk jumlah personel yang diterjunkan ada 173 orang. Operasional mereka didukung 11 unit kendaraan roda empat dan 37 unit kendaraan roda dua.
"Petugas sudah kami siapkan dan siagakan sejak beberapa waktu lalu. Mereka kami sebar di segala penjuru. Terutama di kawasan yang kami anggap rawan macet. Termasuk kemacetan karena bencana," tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
