
Buldoser tampak melintas di atas pasir yang sudah menutup sinkhole di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Minggu (23/12).
JawaPos.com- Sinkhole Surabaya di Jalan Raya Gubeng sudah tidak terlihat, Minggu (23/12). Setelah ambles pada Selasa malam (19/12), jalan tersebut mulai tersambung lagi. Lubang raksasa itu telah tertutup dengan pasir.
Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser menjelaskan, seluruh proses recovery Jalan Raya Gubeng berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Titik yang menjadi fokus pengurukan pasir untuk menutup sinkhole itu berada di depan BNI dan Toko Elizabeth. Sekitar pukul 10.00 WIB, lubang yang menganga di tengah jalan sudah tertutup.
”Memang bukan tersambung utuh, tapi tertutup pasir. Tapi sudah bagus, buldoser sudah bisa lewat,” jelas Fikser kepada JawaPos.com, Minggu petang (23/12).
Fikser melanjutkan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani sejatinya menginginkan 400 dump truk pasir per hari. Namun, tim di lapangan memang menghadapi beragam kendala. Mulai cuaca, hingga proses pengiriman pasir.
Pasir tersebut diambil pemkot dari Mojosari, Mojokerto. Setiap hari truk-truk tersebut hilir mudik selama 24 jam. Pulang pergi Mojosari-Surabaya.
”Memang ada beberapa hambatan. Mulai terkendala hujan, akses jalan juga macet karena mudik Natal. Beberapa kali juga terjadi penurunan elevasi tanah di sekitar lokasi, jadi sempat dihentikan dulu (pengerukan pasir) baru dilanjutkan lagi,” imbuh Fikser.
Setelah pasir menutupi sinkhole, tim di lapangan akan menunggu pengerasan tanah. Jika tanah sudah mengeras, baru bisa dipasang steel sheet pile atau dinding baja vertikal untuk membendung tanah.
Fikser mengatakan, pemasangan stell sheet pile akan menunggu instruksi para ahli yang ikut terlibat dalam proses recovery jalan. Pemkot terus berkoordinasi dan memantau kondisi tanah di Jalan Raya Gubeng.
”Tapi bahan-bahannya sudah kami siapkan. Jadi sewaktu-waktu apabila ahli bilang ok, langsung kami pasang. Tentu ahli lebih paham soal teknisnya,” katanya.
Belum diketahui kapan Jalan Raya Gubeng bisa mulai dilewati kembali. Namun Risma sudah memasang target seminggu.
”Teman-teman di lapangan, semua pihak sudah optimal untuk mengembalikan sarana publik ini. Semua proses ini di bawah pengawasan tim ahli, kami juga sering konsultasi,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022