
Ilustrasi: Hujan es terjadi di kawasan Tanah Abang, Kamis (22/11)
JawaPos.com - Fenomena hujan es yang terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat membuat warga sontak kagum. Namun, banyak yang mempertanyakan mengapa hal tersebut bisa terjadi di Ibu Kota DKI Jakarta.
Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin menjelaskan, hujan es merupakan fenomena cuaca yang biasa terjadi. Hal itu bisa diartikan hujan disertai dengan jatuhan hidrometeor dalam bentuk butiran es berukuran kecil.
"Jadi di Indonesia memang memungkinkan terjadi. Fenomena hujan es dapat berlangsung dalam durasi yang singkat, biasanya tidak lebih dari 10 menit," tuturnya kepada JawaPos.com, Sabtu (24/11).
Miming menyatakan hujan es biasanya terjadi pada musim transisi atau peralihan. Baik dari kemarau ke hujan (September-November) atau dari hujan ke kemarau (Maret-Mei) di wilayah Indonesia.
"Ciri khas kondisi cuaca yang dapat menimbulkan fenomena hujan es biasanya pada pagi-siang kondisi cuacanya cerah, suhu cukup panas dan terik, kondisi panas pada pagi hari dapat memicu konvektivitas tinggi pada siang hari," terangnya.
Maka dari itu, lanjut Miming, awan-awan jenis Cumulonimbus (CB) dapat tumbuh relatif lebih cepat pada siang hari. Kondisi ini secara visual dapat dilihat dari warna awan yang berubah cepat dari yang awalnya putih menjadi gelap.
Miming menambahkan ketika kondisi tersebut diiringi angin yang bertiup lumayan kencang, maka perlu diwaspadai dapat terjadi kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir, angin kencang, hujan es, bahkan puting beliung.
"Dari jenis awan CB inilah fenomena hujan es, puting beliung dapat terjadi. Biasanya awan-awan CB karena proses konvektif ini terjadi pada masa-masa transisi musim tadi," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
