
Direktur WCC Palembang,Yeni Roslaini Izi.
JawaPos.com - Kasus kekerasan dalam pacaran di Kota Palambang, Sumatera Selatan (Sumsel), terbilang tinggi. Tercatat sudah ada 10 laporan sepanjang 2018. Demikian menurut data Women Crisis Center (WCC).
"Ini yang melapor saja. Belum lagi yang tidak melapor masih sangat banyak," kata Direktur WCC Palembang Yeni Roslaini Izi saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (6/11).
Menurut Yeni, kasus kekerasan dalam pacaran seperti fenomena gunung es. Sebab korban yang tidak melapor lebih banyak dibandingkann angka resminya setiap tahun.
Kasus kekerasan dalam pacaran diklasifikasikan khusus. Berbeda dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perkosaan dan pelecehan seksual.
Kekerasan dalam pacaran dikategorikan tiga hal. Yakni, kekerasan seksual berupa sikap tidak tanggung jawab laki-laki setelah menghamili pacarnya, kemudian pemukulan, dan utang kepada pacar. "Karena itu, kami selalu siap memberikan pendampingan kepada korban untuk menyelesaikan kasus ini. Baik secara hukum maupun kekeluargaan," ujarnya.
Yeni mengakui jika kasus kekerasan dalam pacaran dilatarbelakangi sang perempuan mau dan termakan bujuk rayu seorang pria. Seperti melakukan hubungan suami-istri sebelum menikah dengan iming-iming akan bertanggung jawab jika hamil.
Untuk itu, Yeni mengingatkan agar perempuan tidak mudah termakan bujuk rayu. "Kalau memang belum saatnya, katakan saja tidak mau. Jangan mudah termakan bujuk rayu. Sehingga kekerasan dalam pacaran dapat dihindari," tutup Yeni.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907
KDM Dikabarkan Bakal Masuk PSI dan Duet dengan Gibran pada Pilpres 2029 Mendatang
Manajer Persipura Pasang Target Tinggi, Enam Poin Jadi Harga Mati di Dua Laga
Prediksi Skor Sevilla vs Osasuna: Los Rojillos Bidik Poin, Rekor Arrasate Jadi Ancaman!
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs PSM Makassar: Juku Eja Paksa Berbagi Poin!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022