
BERORASI. Massa aksi menyampaikan aspirasi menyikapi 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK di Taman Digulis Untan, Selasa (23/10) sore.
JawaPos.com - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar unjuk rasa dalam rangka evaluasi empat tahun pemerintahan Jokowi-JK, Selasa (23/10) sore. Aksi di Taman Digulis Untan ini diikuti puluhan orang.
Peserta aksi tampak berdiri memegang spanduk bertuliskan berbagai tuntutan. Mulai dari tulisan 'Mana Janji Manismu', 'Darurat Narkoba', 'Hukum Tidak Adil', dan 'Kembalikan Kedaulatan Pangan'. Ada pula tulisan bernada sindiran, misalnya 'Empat Tahun Tidak Beres Pak De Minta Dua Priode, Situ Waras?'
Ketua KAMMI Kalbar, Imran Ramadhan menuturkan, pihaknya merasa perlu melakukan aksi ini. Sebab, pihaknya melihat empat tahun pemerintahan Jokowi ini menyisakan banyak masalahan.
"Karena ini tahun terakhir, jangan sampai pak Jokowi sibuk kampanye, sibuk pencitraan dan memimpin Indonesia makin kacau," katanya dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Rabu (24/10).
Dirinya menuturkan, ada lima pernyataan sikap yang menjadi perhatian mereka. Pertama, tentang utang negara. Pihaknya peringatkan pemerintah agar berhati-hati.
"Kalau tidak hati-hati bisa bahaya kedaulatan negara kita," ujarnya.
KAMMI Kalbar juga menyoroti masalah kedaulatan pangan di negeri ini. Menurutnya, tanah di Indonesia makmur dan subur, tapi sektor pangannya tidak berdaulat.
"Kemarin Pak Jokowi sampai impor 2 ton beras, jadi itu sangat memprihatinkan bagi kami," ungkapnya.
Irman juga menilai kedaulatan hukum di negeri ini semakin memprihatinkan. Kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum semakin menurun.
"Kami memandang sampai saat ini Pak Jokowi tidak serius menagani permasalahan hukum," sebutnya.
Permasalahan lain yang juga menjadi sorotan pihaknya masih maraknya tenaga kerja asing. Menurut KAMMI, belum ada kejelasan terhadap permasalahan ini.
"Sampai saat ini tenaga kerja asing masih banyak di Indonesia namun kita tidak tau di mana rimbanya," tuturnya.
Terakhir kata Irman, kasus narkoba. Sampai saat ini masih marak kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
"Untuk itu kami mengingatkan Pak Jokowi untuk memberikan proteksi yang tegas menangani masalah tersebut," jelasnya
Sementara Koordinator Lapangan, Ihzal Muahini menuturkan, aksi ini dilakukan serentak seluruh di Indonesia. Aksi damai ini dalam rangka mengevaluasi empat tahun kinerja Jokowi-JK dalam lima bidang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
