
AKSI BELA TAUHID: Ribuan peserta aksi bela kalimat tauhid memadati jalan Adi Sucipto, depan Mapolresta Solo, Selasa (23/10).
JawaPos.com - Ribuan umat muslim dari berbagai elemen se-Soloraya menggelar aksi bela Kalimat Tauhid di depan Mapolresta Solo, Selasa (23/10). Para peserta datang menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua.
Mereka menyampaikan berbagai tuntutan terkait adanya oknum Banser yang melakukan pembakaran bendera tauhid di Garut. Para peserta aksi mulai berdatangan sekira pukul 13.00 WIB. Selanjutnya para peserta yang juga membawa bendera tauhid berkumpul di depan Mapolresta Solo.
Ada satu mobil komando yang sudah disiapkan untuk melakukan orasi. Jumlah peserta yang hadir siang itu terus bertambah. Mereka terus memadati jalan Adi Sucipto yang ada di depan Mapolresta. Sejumlah anggota polisi dari Polresta Solo tampak berjaga mengamankan jalannya aksi tersebut.
Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC), Muh Kurniawan menegaskan, bahwa aksi yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai elemen umat muslim ini adalah bentuk sikap terhadap adanya aksi bakar bendera tauhid yang terjadi di Garut. "Kami mendesak agar pelaku pembakar bendera tauhid untuk segera diadili. Karena membakar kalimat tauhid merupakan bentuk tindakan yang tidak bisa ditoleransi," tegasnya kepada JawaPos.com disela aksi.
Maka dari itu, aksi yang dilakukan di depan Mapolresta adalah untuk menuntut penegak hukum agar segera menindaklanjuti kasus tersebut. Pasalnya, sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari aparat kepolisian terhadap para pelaku. "Pelakunya tiga orang, tetapi yang ditangkap baru dua orang. Satu orang belum ditangkap. Kepolisian hanya mengamankan, inilah yang membuat kami merasa tidak adanya keadilan," ucapnya.
Kurniawan menambahkan, aksi ini akan terus berlanjut sampai aparat kepolisian menindak tegas para pelaku. Bahkan, aksi yang akan dilakukan nantinya lebih besar dibandingkan saat ini. "Kalau sampai belum ada tindakan tegas, nanti kami akan melakukan aksi lagi," ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
