
ILUSTRASI: Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang menangkap AG, 23, warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Tajur Kecamatan SU I Palembang, Kamis (11/10).
JawaPos.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang menangkap AG, 23, warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Tajur Kecamatan SU I Palembang, Kamis (11/10). AG, yang merupakan oknum mahasiswa swasta di Palembang ini diduga menjadi mucikari dan menjajakan dua perempuan melalui media sosial (Medsos).
Berdasarkan informasi, AG ditangkap di Lobi Hotel Mataram Jalan A Yani, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang usai mengantarkan dua perempuan yakni BA, 23, dan AE, 18, kepada seorang lelaki pria hidung belang.
Saat ditemui AG mengaku kejadian ini berawal saat ia bertemu dan berkenalan dengan BA dan AE. Kemudian, kedua perempuan itu meminta untuk dicarikan pelanggan.
Ia pun kemudian memasang wajah kedua perempuan itu di medsos dan memasang tarif sebesar Rp 500 ribu. "Ini permintaan dari BA dan AE untuk dicarikan pelanggan dengan harga Rp 500 ribu," katanya saat ditemui di Polresta Palembang, Kamis (11/10).
Kemudian, ia pun ditelepon konsumen yang hendak memakai jasa kedua perempuan tersebut. Jika sudah ditemukan kata sepakat maka dirinya pun langsung mengantarkan keduanya di hotel. "Saat di lokasi pertemuan, saya langsung ditangkap,” kata dia.
Sementara itu, Kanit PPA Iptu Henny Kristyaningsih membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengaku pelaku ditangkap usai mengantarkan kedua korbannya di lobi hotel untuk bertemu dengan lelaki hidung belang. "Ya, pelakunya sudah kami tangkap saat akan keluar dari kamar hotel," singkatnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
