
Ratna Sarumpaet (kanan) bakal terseret kasus lain, di samping kasus penganiayaan hoax
JawaPos.com - Kasus yang menjerat Ratna Sarumpaet tidak berhenti di penganiayaan hoax saja. Polisi pun mulai mengembangkan pada dugaan kasus lain, yakni penggunaan rekening penggalangan dana untuk membantu korban kecelakaan kapal di Danau Toba, Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Ketika itu Ratna Sarumpaet ikut menggalang dana dan menggunakan rekening yang sama dengan pembayaran saat operasi plastik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono menjelaskan, polisi akan memeriksa Ratna untuk membuka kasus tersebut. "Ya, pemeriksaan kedua akan dilakukan kembali kepada tersangka (Ratna Sarumpaet, Red)," ujarnya. Meski demikian, Argo mengatakan bahwa pihaknya belum berencana memanggil pihak lain.
Bagaimana dengan Amien Rais yang belum memenuhi panggilan? Menurut Argo, panggilan kedua dilayangkan pekan depan. "Tapi, harinya belum pasti," ucapnya kemarin.
Sementara itu, dalam wawancara sebelumnya, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menuturkan, penggalangan dana masyarakat seharusnya dilaporkan. "Kalau untuk internal itu perlu laporan pertanggungjawaban. Tapi, kalau yang besar, seharusnya ada audit independen," ujarnya.
Namun, saat ini penyidik masih berfokus pada kasus kebohongan atau hoax. Nanti, setelah kasus hoax-nya usai dan ada bukti yang mengarah ke pidana lain, penyidik pasti menelusurinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022