
DICOPOT: Mahasiswa USU menggelar unjuk rasa menuntut Kapolrestabes Medan dicopot, menyusul tindakan represif yang dilakukan polisi pada Kamis (20/9) lalu.
JawaPos.com - Bentrokan yang terjadi saat demonstrasi mahasiswa pada Kamis (20/9) lalu, berbuntut panjang. Para mahasiswa kembali berunjuk rasa menuntut pencopotan Kombes Dadang Hartanto dari jabatannya sebagai Kapolrestabes Medan.
Unjuk rasa digelar di depan Pintu I, Kampus USU, Jalan dr Mansur, Kota Medan, Kamis (27/9). Sekira seratusan mahasiswa menggelar mimbar bebas. Beberapa diantaranya membawa poster yang mengecam tindakan brutal kepolisian dalam penanganan unjuk rasa minggu lalu.
"Kami meminta Kapolrestabes Medan bertanggung jawab atas tindakan represif yang dilakukan oknum polisi kepada rekan-rekan kami saat aksi di depan kantor DPRD Sumatera Utara," kata Koordinator Aksi Solidaritas M.Iqbal Harefa.
Dia menjelaskan, ada delapan mahasiswa yang menjadi korban represifitas aparat. Antara lain, Wira Putra (Presiden Mahasiswa USU), Surya Darma (Fakultas Pertanian USU), Fitra Lutfi Azmi (Fakultas Teknik USU).
Selanjutnya Fadhillah Zikroyati (Pengurus Pema USU), Nurul Fajar Syahbani (Pengurus Pema USU), Riza Syahputra (Fakultas FEB USU), dan Ari Cakra (Fakultas Teknik USU). "Kami minta Kapolrestabes Medan dicopot," ujarnya.
Saat ini mahasiswa bersama kuasa hukumnya dikabarkan sedang membuat laporan ke Polda Sumut. "Jika laporan kami juga tidak ditindaklanjuti maka kami juga meminta agar Kapolda Sumut juga dicopot," tandasnya.
Dalam aksinya, massa melakukan orasi secara bergantian. Mereka juga melakukan aksi bakar ban sebagai bentuk perlawanan.
Aksi juga menyebabkan kemacetan panjang di kawasan padat lalulintas itu. Beberapa aparat kepolisian, juga tampak sibuk mengatur jalannya lalulintas. Setelah puas berorasi massa membubarkan diri. Mereka kembali masuk ke arah kampus dari Jalan Pintu satu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
