
HEWAN KURBAN: Arak-arakan kambing menjadi tradisi turun-temurun di Temanggungan, Kota Malang
JawaPos.com - Warga Temanggungan, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang mempunyai tradisi unik pada saat Idul Adha. Yakni, arak-arakan kambing. Sebelum disembelih, kambing-kambing kurban diarak keliling kampung.
Rabu (22/8) pagi seleoas salat ied, warga berkumpul di sekitaran rumahnya. Mereka membawa kambing kurban yang akan diarak keliling kampung. Salah satu kambing yang menjadi maskot didandani dengan mengenakan kalung berbahan kain berwarna merah.
Setelah semuanya siap, tradisi arak-arakan kambing pun dimulai. Menariknya, kambing-kambing itu tidak diarak dengan berjalan. Melainkan dengan berlari sembari dipegang warga. Setidaknya ada 64 kambing jenis etawa yang diarak berkeliling.
Para warga yang melihat langsung menyingkir untuk menghindari kambing-kambing yang berlari. Suasana menjadi riuh. Beberapa kambing bahkan ada yang tidak mau berlari dan harus ditarik dulu pemiliknya.
Ada pula kambing yang sempat terjatuh karena berdesak-desakan dengan kambing lainnya. Hal itupun menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang melihat.
Rute arak-arakannya mulai dari Jalan Gatot Subroto-Jalan Aris Munandar-Jalan Zainul Arifin- Jalan KH Ahmad Dahlan-kembali ke jalan Gatot Subroto melewati perkampungan.
Ketua Panitia Arak-arakan Kambing Ainul yakin, 25, mengatakan, tradisi ini sudah ada sejak 1976 lalu. "Sudah turun temurun dari nenek moyang," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Tujuan dari digelarnya arak-arakan hewan kurban yakni sebagai syiar. "Nanti kalau disembelih, darahnya bisa keluar dengan lancar," katanya.
Selain itu, arak-arakan kambing juga sebagai upaya untuk melestarikan tradisi. "Mengajak orang-orang biar antusias menjaga tradisi, jaga warisan," terangnya.
Setelah diarak, kambing-kambing tersebut kemudian didoakan sebelum akhirnya disembelih. Di sela arak-arakan, panitia juga sempat menyanyikan lagu Indonesia Raya. Hal itu sebagai bentuk perayaan HUT ke-73 RI. "Panitia ada konsep menyambut hari kemerdekaan. Jadi dirayakan kayak karnaval," jelasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
