
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat menghadiri acara Peringatan Hari Veteran di Gedung Wisma Perdamaian, Semarang, Senin (20/8).
JawaPos.com - Nasib para veteran di Jawa Tengah akan semakin membaik. Selain adanya atensi dari pusat berupa kenaikan tunjangan sebesar 25 persen, para veteran juga mendapat bantuan lain berupa potongan tarif dari Pemerintah Provinsi.
Kepala Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jawa Tengah, MA Munadjat sedianya mengungkap, bahwa di masa kini, kehidupan para pejuang kemerdekaan sudah lebih terjamin. Ia mengklaim, tak ada yang hidup di bawah garis kemiskinan.
"Kalau di garis kemiskinan tidak ada lah. Pada tataran normal saja, semua wajar. Apalagi pemerintah memberikan atensi kepada veteran. Salah satu diantaranya, menaikkan tunjangan sebanyak 25 persen yang akan dirapel sejak Januari (2018). Nanti bulan depan kita terima," ujarnya usai acara 'Peringatan Hari Veteran 2018' di Wisma Perdamaian, Semarang, Senin (20/8).
Terpisah dari bentuk perhatian di atas, masih ada hal lain yang diberikan sebagai bentuk terimakasih dan penghormatan kepada veteran dari Pemeritah Daerah. Seperti hak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, kebijakan pemberian potongan Pajak Bumi dan Bangunan rumah kediaman veteran hingga 75 persen.
Pemotongan tarif, juga diberlakukan pada layanan transportasi. Terutama angkutan milik pemerintah. "Di bawah garis kemiskinan tidak ada, tapi kita lihat ada yang perlu mendapat atensi diantara anggota. Misalnya ada rumah yang perlu ditingkatkan, ada program pegadaian dari instansi tertentu, termasuk pemerintah daerah. Itu yang patut kita syukuri," sambungnya.
Di saat bersamaan, Wakil Ketua LVRI Jateng, Syamsuar Said mengungkap bahwa, ada sekitar tujuh ribu lebih veteran yang tercatat di wilayahnya. Sedangkan untuk janda veteran, angkanya mencapai 16 ribu orang.
Syamsuar membeberkan, ribuan veteran dan janda veteran itu tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Jateng. Mereka berada di bawah naungan 32 cabang LVRI.
"Kepada para janda veteran ini, pemerintah pusat dan provinsi juga memberikan perhatian. Karena tunjangan suami mereka turun kepada mereka (janda veteran)," ujarnya.
Dalam acara peringatan itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, berkeingian supaya para veteran kedepannya dapat menularkan semangat juang kepada generasi muda. Termasuk bagaimana mengaplikasikan rasa cinta kepada tanah air, memahami arti Pancasila sebagai dasar negara dan merawat serta memertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Sehingga orang tidak seenaknya bilang ganti Pancasila. Nilai-nilai ini yang harus nempel di pikiran dan hati," ujar Pria Berambut Putih itu tegas.
Untuk masyarakatnya, Ganjar senantiasa mengingatkan agar mereka mampu menyaring atau memilah segala hal terkait radikalisme. Tak hanya kepada generasi muda, akan tetapi semua lapisan dan kelompok mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pengajar macam guru atau dosen, Aparatur Sipil Negara, TNI, Kepolisian, agar dapat menghindari dan mencegah penyebaran pemahaman yang keliru.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
