Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Agustus 2018 | 18.43 WIB

Mbah Toyim, Berangkat Haji di Usia 91 Tahun

JAMAAH TERTUA: Toyimah Ahmad Ngali (tengah) menjadi jamaah haji tertua yang diberangkatkan dari Embarkasi, Donohudan, Boyolali, Jateng. - Image

JAMAAH TERTUA: Toyimah Ahmad Ngali (tengah) menjadi jamaah haji tertua yang diberangkatkan dari Embarkasi, Donohudan, Boyolali, Jateng.

JawaPos.com - Embarkasi Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), memberangkatkan ribuan calon jamaah haji (CJH). Satu di antaranya ada yang sudah berusia lanjut. Adalah Toyimah Ahmad Ngali, warga Dukuh Kebonagung, Kelurahan Bandung, Wonosegoro, Boyolali, Jateng. Perempuan yang akrab disapa Mbah Yotim itu sudah berusia 91 tahun 5 bulan.


Meski berusia hampir 100 tahun, tetapi kondisi fisik Mbah Toyim begitu bugar. Bahkan ia terlihat lebih bugar dibandingkan dengan jamaah yang berusia di bawahnya.


Mbah Toyim bisa beraktivitas tanpa menggunakan alat bantu seperti kursi roda atau yang lainnya. Mbah Toyim masuk dalam kelompok terbang (kloter) 51. Dia berangkat bersama suaminya, Mubin Safaan Sanadi, 76.


Menjalankan rukun Islam kelima memang sudah menjadi impian Mbah Toyim. Terlebih selama ini kedua anaknya sudah berangkat ibadah haji. Itulah yang menjadi motivasi Mbah Toyim untuk ikut mendaftar haji. Mbah Toyim tidak mendaftar sendiri. Ia turut mendaftarkan suaminya agar bisa berhaji bersama.


Nenek yang memiliki 22 cucu itu sudah menunggu selama tujuh tahun. Ia bisa berangkat ke tanah suci dengan uang hasil bertani. Uang tersebut rutin dikumpulkan selama tujuh tahun. Mbah Toyim diketahui mempunyai banyak sawah. Tetapi untuk pengerjaannya diserahkan kepada orang lain.


Mbah Toyim sudah melakukan persiapan matang sebelum pemberangkatan haji. "Saya sudah mendaftar sejak tujuh tahun lalu dan langsung lunas. Bisa berangkat haji senang sekali. Saya sudah persiapkan semuanya dari rumah," ungkapnya, Rabu (1/8).


Mbah Toyim sangat bersyukur karena di usianya yang sudah hampir 100 tahun masih diberikan kesehatan, sehingga dirinya bisa menjalankan ibadah haji tahun ini.


Ditanya mengenai adakan titipan doa dari para tetangganya, Mbah Toyim mengaku tetangganya tidak ada yang titip pesan. "Nanti di sana (Makkah), saya ingin berdoa agar anak dan cucu diberikan kesehatan, dilancarkan rezekinya," ucap Mbah Toyim.


Kasubbag Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Donohudan Afief Mundzir mengatakan, Mbah Toyim menjadi jamaah haji tertua yang diberangkatkan dari Embarkasinya.


Dengan banyaknya jamaah yang sudah masuk usia risiko tinggi (risti), Afief meminta kepada para pendamping untuk melakukan pengawasan terhadap jamaah selama menjalankan ibadah haji. "Agar didampingi dan diawasi karena jamaah banyak yang masuk usia risti," ungkapnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore