
CEPAT TANGGAP: Tim ACT membantu korban gempa di Lombok.
JawaPos.com - Gempa dengan kekuatan 6,4 skala richter (SR) mengguncang Lombok, pada Minggu (29/7). Gempa keras yang berlangsung selama 10 detik tersebut memicu kerusakan cukup parah di sebagian besar wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tak hanya kerusakan infrastruktur, namun juga menimbulkan korban jiwa akibat tertimpa reruntuhan.
Melansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa Lombok, menyebabkan sedikitnya 14 korban tewas, ribuan bangunan rusak, dan ratusan korban luka-luka.
Lalu Alfian, Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB mengatakan, pendataan masih terus dilakukan di wilayah paling dekat dengan episentrum gempa. Dia menjelaskan, angka korban jiwa dan korban terluka masih akan terus bertambah.
"Sampai sore ini Tim ACT NTB dibantu sejumlah relawan terus bergerak melakukan pendataan," kata dia, Minggu (29/7).
Dia menambahkan, ACT mengerahkan sejumlah tim medisnya ke berbagai lokasi. Kabar terkini dari lokasi kejadian, relawan medis dikerahkan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-ACT NTB menuju ke Lapangan Sajang, Sembalun, Lombok Timur.
Kusmayadi, Koordinator Emergency Response ACT mengatakan, Tim ACT dan MRI NTB bergerak bersamaan di dua wilayah terdampak paling parah, meliputi Lombok Timur dan Lombok Utara.
"Kami masih terus mengumpulkan data. Kabar yang masuk dari Lombok Utara, kerusakan cukup parah terjadi di Desa Anyar, Lombok Utara," kata Kusmayadi.
Terpisah, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menjelaskan, kebutuhan mendesak saat ini adalah tenaga medis, tandu, peralatan kesehatan, kids ware dan makanan siap saji.
BPBD dan beberapa instansi lain telah menyalurkan bantuan. Berupa makanan dan lauk pauk, air mineral, tenda pengungsi, makanan tambahan gizi dan lainnya.
Mobilisasi peralatan dan logistik terus dilakukan. BNPB terus mendampingi BPBD dan mengirimkan bantuan yang diperlukan. Logistik dan peralatan yang ada di gudang BPBD disalurkan untuk membantu korban.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022