
Pameran hewan kurban di BKT.
JawaPos.com - Dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Adha 1435 H, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menggelar acara pameran hewan ternak kurban bertajuk Cattle Show-Halal Qurban. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman UT Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, mulai hari ini, Jumat (27/7).
Pantauan JawaPos.com, lokasi pameran sepanjang kurang lebih 200 meter itu dipenuhi stan-stan pedagang usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang menjual hasil olahan dari hewan ternak. Misalnya, makanan, minuman, hingga pernak pernik lainnya seperti boneka dan aksesori wanita.
Pada siang hari, masyarakat mulai datang melihat-lihat beberapa jenis hewan ternak yang dipamerkan. Terlihat ada tiga jenis sapi, yakni Sapi NTT atau Kupang, Sapi Simental, dan Sapi BX Bull. Selain itu, ada juga beberapa kambing dan kelinci yang menarik perhatian anak-anak.
Menurut Kasie Produksi Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta Erwin Fahry, kisaran harga masing-masing hewan kurban bervariasi. Mulai dari Rp 58.000 per kilogram untuk jenis NTT, kemudian Rp 62.000 per kilogram untuk Simental, dan Rp 51.500 BX Bull.
Dengan harga yang sudah dipatok dari PD Dharma Jaya itu, warga Jabodetabek sudah bisa membawa pulang seekor sapi seharga Rp 20 jutaan. Harga tersebut jika dikalikan dengan berat sapi kurban yang biasanya sekitar 250-350 kilogram.
“Ini per kilogram dalam keadaan hidup. Biasanya yang digunakan untuk kurban beratnya 250-350 kilogram itu harganya sekitar Rp 20 jutaan,” ujar Erwin saat ditemui JawaPos.com di lokasi.
Berbeda dengan sapi yang harganya beraneka ragam, kambing yang juga merupakan hewan kurban tidak memiliki jenis yang spesifik. Harga kambing stabil berada di angka kisaran Rp 1,5-3 juta.
“Di DKI, karena ini perusahaan daerah, kita berpatokan sama harga itu (PD Dharma Jaya),” tambahnya.
Erwin menjelaskan, para pembeli bisa menambah Rp 1 juta apabila ingin hewan kurbannya langsung dipotong di tempat pembelian. Jika tidak, hewan bisa langsung diantar ke tempat kurban masing-masing pembeli tersebut. “Ini juga ada mereka ongkos potong Rp 1 juta, artinya nanti kalau misalnya mau motong di tempat,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kegiatan pameran hewan ternak kurban diselenggarakan oleh Dyakarra, Event Organizer yang bernaung di bawah lembaga Global Wakaf Corporation (GWC)-Aksi Cepat Tanggap (ACT) hingga Minggu (29/7) mendatang.
Pameran itu diikuti sejumlah industri peternakan, termasuk Dinas KPKP DKI Jakarta, Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI), bazaar kuliner dan produk-produk UKM turunan dari hewan ternak, serta kegiatan edukasi peternakan halal.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
