Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juli 2018 | 03.40 WIB

Nurhalimah, Calon Jemaah Termuda yang Picu Keluarga Naik Haji

Nurhalimah menjadi calon jemaah haji termuda dari Sumatera Utara. - Image

Nurhalimah menjadi calon jemaah haji termuda dari Sumatera Utara.

JawaPos.com - Perempuan berusia 19 tahun bernama Nurhalimah menjadi perhatian saat musim Haji 2018. Perempuan itu jadi perhatian karena ia Calon jemaah haji termuda dari Sumatera Utara. Diapun jadi pemicu keluarganya menunaikan ibadah haji.


Warga Kabupaten Mandailing Natal yang disapa Halimah itu mengaku bersyukur bisa berangkat ke tanah suci Mekkah bersama keluarganya.


"Alhamdulillah saya bersama kedua orang tua saya dan empat saudara kandung saya bisa berangkat ke rumah Allah," kata Halimah, Rabu (25/7).


Keinginan Halimah untuk naik haji, sudah ada sejak dia duduk di bangku Sekolah Dasar. Keinginannya itu pun membuat keluarganya termotivasi. Alhasil, mereka pun menabung untuk mewujudkan keinginan Halimah.


"Motivasi saya kepada teman-teman saya yang masih muda yang sejabat dengan saya. Bukan modal uang untuk haji. Tapi modal keberanian dan kesungguh-sungguhan, supaya kita bisa menyempurnakan rukun Islam yang kelima," ujarnya.


Saat ini Halimah sedang menimba ilmu di STKIP Tapanuli Selatan. Dia tercatat sebagai mahasiswi semester tiga. Sebelumnya, ia mengenyam pendidikan di pesantren Musthofawiyah, Purbabaru setelah lulus SD.


Sejak Halimah berusian 12 tahun, keluarganya telah mendaftarkan untuk melaksanakan haji. "Saya belajar bersungguh-sungguh tentang manasik haji. Saya mendoakan teman, guru-guru dan orangtua saya, semoga bisa bersama berangkat haji di tahun depan, depan dan depannya lagi," pungkas perempuan berkacamata itu.


Terpisah, Sang ayah Hali Hamzah Rangkuti, 56 mengatakan, kalau keluarganya mendaftarkan diri pada tahun 2011. Akhirnya keinginan itu terwujud di 2018. "Makanya saya terinspirasi untuk membawa seluruh keluarga, sekaligus memberikan bimbingan kepada anak-anak," tutur Hali.


Saat mendaftarkan keempat anaknya 7 tahun yang lalu, ia terlebih dahulu meminta kesediaan anaknya. Dia menekankan kepada anaknya, pada saat keberangkatan bisa saja mengalami keterlambatan ataupun penundaan, anaknya tetap menerima.


"Mereka menyatakan siap apapun ceritanya, asalkan dibawa untuk haji. Saat itu usianya 12 tahun baru tamat SD. Kebetulan saat berangkat haji ini, kampusnya lagi libur jadi tidak ada masalah," tandasnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore