
Penataan Kampung Akuarium, Jakarta Utara.
JawaPos.com - Menjelang HUT DKI Jakarta ke-491, setiap petinggi daerah DKI Jakarta tentunya memiliki rancangan ke depan untuk membuat Jakarta menjadi kota yang lebih baik lagi. Salah satunya Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad yang hampir genap setahun menjabat. Dirinya tengah memprioritaskan kesejahteraan rakyatnya untuk setahun ke depan.
"Saya pikir menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya, dengan itu maka masyarakat penghasilannya akan baik dan kesejahteraan akan meningkat," terang Husein kepada JawaPos.com, Selasa (19/6).
"Ya terus kita dorong juga penciptaan lapangan kerja dari pengembangan program dari OK Oce," imbuhnya.
Selain itu, Husein pun merencanakan akan melakukan pengembangan penataan fisik wilayah, infrastruktur dan sarana penunjang untuk pariwisata. Hal-hal tersebut menurutnya akan menjadi fokusnya sampai 2019 mendatang.
"Kita harus ciptakan kemudahan-kemudahan infrastruktur sehingga orang akan mudah mengakses destinasi wisata di Jakarta Utara. Sebab, ada 12 destinasi wisata di Jakarta Utara ini belum semuanya terinformasikan dengan baik di masyarakat," terang pria berumur 57 tahun tersebut.
Dirinya pun melihat setahun mendatang, penataan RW Kumuh harus ditata kembali. Begitupula dengan pengembangan dan penataan kawasan terpadu Danau Sunter.
Terkait polemik penyegelan Pulau D yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, Husein pun tidak berkomentar banyak. Pasalnya, hal tersebut menjadi arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
"Ya itu kan tingkat provinsi ya urusannya, tapi soal aktivitas rutin ya kita lakukan sesuai norma yang ada saja. Artinya misalnya kaki lima akan tentu kita konsen untuk menata wilayahnya, baik kebersihan juga," tutur pria kelahiran Lampung ini.
Menurutnya, sejauh ini kepemimpinan Anies dan Wakilnya, Sandiaga Uno telah berjalan sesuai on the track dan fokus. Namun, dirinya menekankan agar Pemprov DKI Jakarta dapat terus membangun kemitraan dengan masyarakat.
"Dukungan dari masyarakat terhadap berbagai program pemerintah misalnya kebersihan, penataan lingkungan, keamanan dan ketertiban itu keterpaduan antara Pemerintah dan masyarakat," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
