
Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Ada momen setelah Hari Raya Idul Fitri 1439H yang kental dirasakan di Ibu Kota Jakarta, yaitu urbanisasi. Sebelumnya, Pemprov DKI berharap masyarakat tidak membawa sanak keluarga ke Ibu Kota jika tidak mempunyai kemampuan.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun mengaku tidak akan menghalangi masyarakat daerah yang ingin bekerja di ibu kota. Namun, perlu ada hal-hal yang diperhatikan, jika ingin hijrah ke Jakarta.
"Pastikan ikut di dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Seringkali datang ke sebuah tempat tanpa ada keikutsertaan di JKN, lalu ketika ada masalah kesehatan mengalami kerepotan," tutur Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (21/6).
Selanjutnya, Anies berharap para warga yang ingin ke kota besar seperti Jakarta harus sudah diimunisasi. Sehingga, kedatangannya kalaupun nanti ada masalah tidak memberikan kontribusi problem ke daerah baru.
Mengenai aturan kependudukan, Anies pun menegaskan hal tersebut sudah jelas. Jika ada sanak saudara atau orang asing yang tinggal di Jakarta harus lapor 1x 24 jam kepada RT setempat, maka diharapkan dapat mengikuti semua aturan yang ada.
"Urbanisasi adalah fenomena global yang jangan sampai terjadi kan jakartanisasi, kalau urbanisasi itu terjadi di banyak tempat. Di Jakarta kita menganut aturan hukum bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan hak yg sama dimana saja termasuk Jakarta," jelasnya.
Selain JKN, Anies pun meminta agar para calon pekerja di Jakarta dapat menyelesaikan aturan-aturan pencatatan sipil dan kependudukan. Lalu, bawa keterampilan skill sehingga saat datang di sebuah tempat dapat ikut membangun perekonomian di kota tersebut.
"Alhamdulilah juga program OK OCE kita ini sudah melampaui target dalam delapan bulan ini saja sudah lebih dari 45 - 50 ribu.Yang datang ke Jakarta bisa ikut berkontribusi dalam perekonomian secara positif," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
