
Pemudik ketika tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM)
JawaPos.com - Perantau dari ranah Minang memiliki tradisi menarik setiap Idul Fitri tiba, yakni Pulang Basamo. Tradisi itu adalah pulang kampung setiap hari raya. Ketika perantau pulang basamo tentunya banyak efek positif bagi masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar). Perantau itu diyakini membawa banyak pundi-pundi rupiah yang akan dihabiskan bersama sanak saudara di kampung halaman.
Peredaran rupiah itu tentu akan berdampak pada peredaran uang di Ranah Minang. Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumbar memprediksi selama Ramadan hingga libur Lebaran 1439 hijriah/2018 ada pertambahan peredaran uang. Angkanya diperkirakan mencapai 4 persen.
Menurut Kepala BI Perwakilan Sumbar Endy Dwi Tjahjono, ada dua hal yang menyebabkan pertumbuhan peredaran uang di Sumbar. Pertama, perantau Pulang Basamo; kedua, Pilkada Serentak 2018 di sejumlah kabupaten/kota di Sumbar.
"Dampak langsungnya jelas mendorong kenaikan konsumsi. Apalagi, Lebaran tahun ini pemerintah juga memberikan THR kepada ASN dan pensiunan," jelas Endy dalam analisisnya kepada JawaPos.com, Rabu (20/6).
Kedatangan perantau ke Sumbar, mereka tentu membagi-bagikan uang langsung kepada sanak saudara. "Ini juga mempengaruhi pertumbuhan peredaran uang. Harapan kami, dengan banyaknya pemudik, diharapkan juga mampu mendorong pertumbuhan industri rumahan dan UMKM di Sumbar," terangnya.
Meski angka pasti jumlah uang beredar belum dirilis BI, Endy meyakini lebaran tahun ini menunjukkan perbaikan ekonomi di Sumbar dibanding tahun lalu.
"Tapi perlu diingat, sejalan dengan kenaikan permintaan itu tekanan inflasi yang menyertainya juga perlu diwaspadai. Apalagi, sampai tidak terserap oleh kenaikan produksi," katanya.
Dari catatan BI, pada 2017 lalu Sumbar mencatatkan arus kas keluar (outflow) cukup besar pada triwulan kedua. Secara keseluruhan, net outflow tersebut mengalami kenaikan yang signifikan hingga 49,86 persen (yoy) dari periode yang sama pada 2016, yakni sebesar Rp 2,14 trilun.
Efek Lebaran dan tahun ajaran baru juga mendorong masyarakat Sumbar untuk cenderung menarik uangnya dari perbankan dan kemudian dibelanjakan sesuai kebutuhan dan keinginan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Mengulik Penyebab Rans Carnival Diboikot, Deklarasi Mahasewa hingga Share Revenue UMKM 20 Persen
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Profil AKBP Netty Rosdiana, Istri Jenderal Polisi yang Pernah Sindir Seskab Teddy 'Lupa Daratan'
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
Prediksi Skor Garudayaksa vs PSS Sleman: Sama-Sama Terluka, Duel Pakansari Rawan Berakhir Imbang
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs PSS Sleman: Kejutan atau Deja vu Final Championship Musim Lalu
Sains Ungkap 7 Keunggulan Orang Tua Introvert yang Sering Dikira Pendiam
Prediksi Skor Lecce vs Genoa: Giallorossi Bidik Tiga Poin, Tren Kemenangan Tamu Terancam
5 Pekerjaan Terbaik untuk Introvert, Pilihan Karir yang Sesuai dengan Kelebihan Diri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022