
PENERBANGAN: Konferensi pers terkait bahaya balon udara bagi penerbangan di AirNav Yogyakarta, pada Sabtu (16/6).
JawaPos.com - Berbagai macam model balon udara yang diterbangkan masyarakat dirasa sangat berbahaya bagi aktivitas pesawat terbang. Bahkan, pernah ditemukan ada balon udara yang memakai tabung LPG 3 kilogram sebagai alat utamanya.
"Ada yang diganduli (pasangi) gas melon itu. Ada juga yang di bawahnya dipasangi petasan," kata General Manager (GM) AirNav Cabang Jogjakarta Nono Sunaryadi di kantornya, Sabtu (16/6).
Balon udara tanpa awak tersebut mayoritas tak terdeteksi radar pesawat. Itu sangat berbahaya ketika masuk ke mesin pesawat atau menghalau pandangan pilot.
Melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2017, penerbangan balon udara dalam kegiatan masyarakat bukan dilarang. Akan tetapi harus sesuai aturan dan koordinasi dengan otoritas penerbangan setempat.
Dalam beberapa hari terakhir, ada 4 balo udara yang masuk rute penerbangan di Jogja. Di Gunungkidul ada 1 unt dengan ketinggian 11.000-11.500 FT. Kemudian di Kulon Progo terlihat 2 unit, Masing-masing di ketinggian 4.000 dan 9.000-17.000 FT. Lalu di Sleman dengan ketinggian 5.000 FT.
Balon udara tersebut kebanyakan diterbangkan dari wilayah Kedu. Terutama dari Wonosobo, Temanggung, hingga Pekalongan. Masalah ini memang sudah dialami sejak 2005 silam. Namun AirNav bersama instansi terkait lain telah melakukan sosialisasi dan pemberitahuan. Namun tetap saja ada dan mayoritas pelakunya merupakan anak-anak.
Direktur Operasional Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose menambahkan, balon udara juga terlihat pula di Solo, Purworejo, Wonosobo, Kebumen, hingga Cilacap. Dari 14 Juni lalu, sudah ada sekitar 20 laporan dari pilot yang masuk. "Jika tertabrak bisa menutup kaca kokpit, berakibat pilot tidak bisa melihat," ucapnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
