
Legimin Raharjo
JawaPos.com - Penggawa PSMS Medan Legimin Raharjo selalu menghabiskan waktu lebarannya di Kota Medan. Bagi pria kelahiran 1982 silam itu, lebaran adalah hari yang istimewa untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar.
Biasanya, Legimin dan keluarga berkumpul di rumah orang tuanya setelah menunaikan salat Idulfitri. Di sana mereka bersantap hidangan ala lebaran seperti lontong, ketupat dan rendang.
"Yah seperti biasa, Idul Fitri selalu jadi momen spesial untuk saya. Bisa berkumpul dengan keluarga, bahkan dengan yang tidak pernah jumpa sama sekali," kata pemain jangkar PSMS itu.
Sebelum lebaran, Legimin juga sudah melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari baju baru untuk anaknya, hingga menukarkan uang untuk memberikan THR kepada para keponakan. "Yah, namanya juga sudah tradisi. Ini asyiknya kalau lebaran," papar dia.
Saat berkumpul, obrolan yang terbangun juga masih seputar profesinya sebagai pemain bintang. Keponakan Legimin yang sudah mengerti soal bola, selalu berdiskusi dengannya. Apalagi, di keluarga Legimin juga banyak yang menjadi pemain bola.
"Karena mereka sudah ngerti soal bola, yah biasalah pasti diskusinya soal bola. Nanya-nanya soal PSMS. Apalagi ini lagi Liga I, pasti nanti nanyanya soal itu," ungkapnya.
Untuk diketahui, ada lima Pemain PSMS yang tetap berada di Kota Medan. Antara lain, Firza, Gusti Sandria, Ahmad Fauzi, Abdurrohim, Wanda Syahputra.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
