
Seekor gajah jinak yang bertugas di Conservasi Respon Unit (CRU) Kabupaten Aceh Timur, Aceh, ditemukan mati dan tanpa salah satu satu gadingnya.
JawaPos.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bukan satu-satunya pihak yang menggelar sayembara untuk menangkap pembunuh gajah bernama Bunta. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf turut melakukan hal serupa. Orang nomor satu di Aceh itu akan memberikan hadiah sebesar Rp 100 juta kepada pemberi informasi akurat atas kematian gajah tersebut.
Gajah Bunta mati mengenaskan. Selain diracun, satu gadingnya juga diambil pelaku. Ketika ditemukan mati, didapati makanan yang diduga diberikan pelaku. Yakni berupa buah pisang.
"Hadiah Rp 100 juta dari Gubernur Aceh. Bagi yang dapat memberikan informasi akurat dan dapat mengarahkan aparat penegak hukum untuk menangkap pelaku pembunuhan gajah jinak bernama Bunta di Aceh Timur," tulis Irwandi dalam postingan di laman Facebook, Rabu (13/6).
Mereka yang memiliki dan memperoleh informasi terkait pembunuhan gajah Bunta, bisa menyampaikan secara langsung kepada Irwandi. Caranya lewat email pribadi. "Yang ingin memberikan info akurat harap mengirimkannya ke E-Mail saya: albiruny@gmail.com," sebutnya.
Siapa pun yang menyampaikan informasi tersebut akan dijamin kerahasiaan identitasnya. Irwandi juga meminta pelaku pembunuhan gajak jinak itu segera menyerah atau mengaku. "Kepada pelaku diharapkan segera menyerahkan diri kepada yang berwenang atau akan ditangkap dengan risiko yang tidak dapat diperkirakan," tegas Irwandi.
Tak berselang lama, status Irwandi langsung direspon warganet. Mereka menyukai dan mengomentarinya, serta mendukung apa yang dilakukan Gubernur Aceh.
Sebelumnya diberitakan, gajah jinak yang bertugas di Conservasi Respon Unit (CRU), Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, mati dibunuh. Hal itu menuai kecaman dan respons dari berbagai kalangan.
Bahkan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sampai menggelar sayembara. Siapa saja yang memberikan informasi akurat atas pembunuhan gajah bernama Bunta tersebut akan mendapatkan hadiah Rp 30,5 juta. "Plus ngopi gratis seumur hidup," kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo kepada JawaPos.com, Rabu (13/6).
Penghargaan berupa uang itu merupakan bukti begitu besar harapan publik supaya kasus pembunuhan Bunta terungkap. Ia berharap kasus ini segera diungkap penegak hukum di Aceh. "Harapan itu diwujudkan dalam penghargaan yang akan diberikan kepada siapa pun yang memberikan informasi akurat pelaku pembunuhan Bunta," jelasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
