
Kotak yang berisi mayat di dalam Musala Al Musyarafah, Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Kotak itu dititipkan oleh orang tidak dikenal, Minggu (10/6) dini hari.
JawaPos.com - Hasil otopsi yang dilakukan tim forensik RSUD Ulin Banjarmasin, menunjukkan penyebab kematian Linda Wati, perempuan nahas yang dibunuh oleh suaminya sendiri dan jasadnya dititipkan di Musala Al Musyarafah.
Proses otopsi itu sendiri didampingi oleh Tim Biddokkes Polda Kalsel, Polres Banjar, dan Polsek Sungai Tabuk. Proses otopsi berlangsung lebih kurang lima jam lamanya. Hasilnya, korban dihabisi dengan cara dijerat di lehernya menggunakan tali. Terlihat ada luka di bawah kulit kepala bawah rambut bagian belakang.
"Sebab kematian diduga adanya trauma lecet dan tekanan di leher sehingga terjadi sumbatan oksigen dan menimbulkan tanda, dan tidak mendapatkan aliran oksigen di organ utama," terang Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Zainul Hakim, dikutip dari Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group), Selasa (12/6).
Sebelumnya, warga Desa Pemakuan Laut di Sungai Tabuk heboh, Minggu (10/6). Mereka mendapati mayat di Musala Al Musyarafah di dalam sebuah kotak plastik. Mayat itu dititipkan oleh orang tidak dikenal.
M Said, salah seorang saksi mata mengatakan, dia sempat melihat kedatangan seorang pria dengan sepeda motor Yamaha Jupiter butut yang membawa kotak itu di belakang jok motor. Saat itu, Said bersama beberapa rekannya bersantai di teras musala setelah tadarusan berjamaah.
Yang lebih dramatis lagi, Said dan jamaah sendiri bahkan membantu pengendara tersebut menurunkan kotak itu dari motornya. Pelaku meminta izin meletakkan boks tersebut di musala sebentar karena hendak kembali ke rumah mengambil telepon genggam.
Setelah dibuka usai salat Subuh ternyata isinya mayat dengan kondisi mengerikan, diikat dan dilipat. Belakangan pelaku diketahui bernama Riyad, yang tak lain adalah suami korban. Pelaku sudah diamankan polisi dan menjalani pemeriksaan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
