
Keraton Kasunanan Surakarta berduka, Kanjeng Pangeran (KP) Aryo Winarno Kusumo meninggal dunia, Senin (11/6) sekira pukul 21.00 WIB. Sosok yang dekat dengan wartawan itu, meninggal karena serangan jantung
JawaPos.com - Keraton Kasunanan Surakarta berduka, Kanjeng Pangeran (KP) Aryo Winarno Kusumo meninggal dunia, Senin (11/6) sekira pukul 21.00 WIB. Sosok yang dekat dengan wartawan itu, meninggal karena serangan jantung yang sempat dialami sebelumnya.
Sebelum meninggal, pria yang akrab disapa Kanjeng Win itu sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit UNS, Kartasura, Sukoharjo. Informasi yang diperoleh JawaPos.com menyebutkan bahwa, sebelumnya Kanjeng Win mengalami serangan jantung.
Putra pertama Kanjeng Win, Eka Hari Wibawa juga sempat meminta doa kepada reka-rekan jurnalis di Solo untuk kesembuhan ayahnya yang saat itu dirawat di ICU RS UNS.
Kabar meninggalnya Kanjeng Win juga dibenarkan oleh salah satu keluarga Keraton Kasunanan Surakarta, KP Eddy Wirabhumi. Kepada JawaPos.com, Eddy menuturkan, Keraton telah kehilangan sosok yang sangat loyal dan bertanggungjawab. Tidak hanya itu, Kanjeng Win juga merupakan sosok yang tidak pernah berhenti belajar meskipun sudah sangat mumpuni.
"Iya Kanjeng Win meninggal, dia merupakan pribadi yang rendah diri dan selama ini memang menjadi tempat bertanya bagi para mahasiswa," ungkapnya, Senin (11/6) malam.
Eddy menambahkan, sebelum meninggal, Kanjeng Win juga sempat hadir dalam acara kirab Ting malam selikuran yang diadakan pada Senin (4/6) malam. Saat itu, Kanjeng Win juga sempat bertemu dengan wartawan. Dan saat ditanya, Kanjeng Win mengaku kurang enak badan.
Meski begitu, Kanjeng Win tetap hadir dan ikut dalam kirab malam selikuran tersebut. "Beliau hadir dan ikut kirab, tetapi saya tidak tahu kalau beliau sedang tidak enak badan," katanya.
Rasa kehilangan juga dirasakan oleh G.K.R, Wandansari Koes Moertiyah atau yang biasa disapa Gusti Moeng. Eddy mengatakan, istrinya tersebut terus menangis saat mengetahui kabar meninggalnya Kanjeng Win.
"Gusti (Moeng) terus menangis, dia ngabari saya, telepon saya sambil menangis," ungkapnya.
Sekadar diketahui, Kanjeng Win meninggal di usia 69 tahun. Rencananya jenazah akan dimakamkan di Astana Padmonegaran, Pengging, Banyudono, Boyolali, Jateng, pukul 14.00 WIB.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
