
Ilustrasi.
JawaPos.com - Arus mudik Lebaran mulai berlangsung. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau telah menyiapkan jalur alternatif. Tujuannya mengantisipasi apabila terjadi kemacetan dan bencana longsor di jalur lintas Barat Riau menuju Sumatera Barat (Sumbar).
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Syafiruddin mengatakan, jalur lintas Barat memang mendapatkan perhatian khusus. Karena setiap tahunnya, jalur tersebut menjadi favorit warga Riau ketika memasuki hari libur maupun Lebaran.
"Di Riau ini rata-rata apabila Idul Fitri, masyarakat Riau pulang kampung semua. Ada yang ke Medan, ada yang ke Jambi dan kebanyakan wisata ke Bukittinggi," kata Syafiruddin, Jumat (8/6).
Polisi telah meyiapkan beberapa jalur alternatif. Bila pemudik masih berada di Pekanbaru dan terjebak macet, maka bisa mengalihkan rute perjalanan ke Jalan Manunggal-Jalan Rachieme-Jalan Tuah Karya-Jalan Kubang Raya. Atau masuk dari Jalan Yuda Karya-Gang Saudara-Jalan Kubang Raya.
Kemudian apabila terjadi longsor di KM 79,80 dan 81, kendaraan dari arah Sumbar akan dialihkan ke Simpang Pulau Gadang menuju Desa Silam Bangkinang Barat, Kampar. Begitu juga sebaliknya.
Lalu apabila terjadi longsor di KM 90 atau wilayah pangkalan Sumbar, hanya bisa melalui jalur lintas tengah. Baik dari Sumbar maupun dari Pekanbaru. Yaitu dari Kiliran Jao (Sumbar)-Lubuk Jambi-Kuansinb-Muara Lembu-Taratak Bulu (Kampar)-Pekanbaru. Begitu juga sebaliknya.
Selain longsor, polisi bersama pihak terkait juga sudah membuat dua jalur alternatif apabila terjadi kepadatan arus. Pertama, jalur alternatif Simpang Sungai Pinang. Bila terjadi kemacetan dari Sumbar ke Pekanbaru, pengendara bisa melalui Sungai Pinang-Pantai Cermin-Garuda Sakti.
Selain itu jalur alternatif 20 KM. Bisa dilalui via Simpang Kambing-Jalan Desa Terantang-Simpang Kualu menuju Pekanbaru. "Jika arus kendaraan begitu padat, kami akan menempatkan personel di tiap simpul jalan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
