
Ilustrasi.
JawaPos.com - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, memastikan proses pengusutan kasus dugaan pemotongan jatah benih bawang putih lokal yang menjadi hak kelompok tani di Kabupaten Lombok Timur, masih terus berlanjut. Semua pihak yang diduga terlibat, dipastikan diselisik.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB AKBP Syamsudin Baharuddin mengungkapkan bahwa dalam mengusut dugaan penyimpangan ini pihaknya masih terus berupaya mengumpulkan data dan keterangan langsung di lapangan. "Bahannya masih kita kumpulkan, kita cicil sedikit-sedikit dulu," kata Syamsudin, Jumat (8/6).
Dia menjelaskan, dugaan penyimpangan yang muncul dari keluhan masyarakat petani bawang putih di Sembalun, tidak bisa hanya sekedar mengandalkan informasi yang dihimpun dari pemberitaan media massa. Melainkan butuh informasi yang cukup kuat, baik berupa data maupun keterangan dari para pihak terkait. "Beda halnya kalau ada laporan," ujarnya.
Jika ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan, jelasnya, arah penanganan akan lebih jelas. Dengan begitu, pihak kepolisian memiliki bukti awal dalam mengungkap kebenaran dibalik dugaan penyimpangan tersebut.
Namun masyarakat petani yang dalam pokok persoalan ini diwakilkan oleh Kelompok pemuda dari Solidaritas Masyarakat Peduli Sembalun (SMPS), meminta pihak kepolisian untuk langsung turun lapangan tanpa harus adanya laporan.
Sementara itu Handanil, Ketua SMPS menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan membantu kinerja kepolisian dalam mengusut persoalan tersebut hingga tuntas. "Kalau memang kepolisian benar-benar mau membantu petani, kami sebagai perwakilan masyarakat petani, siap membantu dan mendukung kinerja kepolisian," kata Handanil.
Berdasarkan keluhan masyarakat petani yang telah disiarkan pewarta melalui pemberitaan Senin (14/5), pemerintah menarik anggaran sebesar Rp100 miliar dari dana APBN-P 2017 untuk penyerapan benih bawang putih lokal di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.
Anggaran untuk menyerap benih bawang putih produksi petani Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, dipercayakan pemerintah kepada PT Pertani (Persero).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
