
Ilustrasi jasad korban mutilasi
JawaPos.com - Tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau telah melakukan autopsi pada jasad manusia yang ditemukan mengambang di Sungai Gaung, Desa Belantaraya Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir akhir pekan lalu. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan zat amphetamin dan metamphetamin yang tidak lazim pada tubuh orang normal.
"Korban berjenis kelamin laki-laki. Sebab kematian juga belum bisa ditentukan, karena sebagian besar organ dalam serta potongan tubuh yang lain, belum berhasil ditemukan," kata Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, Senin (4/6).
Adhi mengatakan, dari hasil autopsi tersebut, diketahui kalau jasad berasal dari ras mongoloid. Diperkirakan, jasad tersebut memiliki tinggi tubuh antara 155 - 160 centimeter.
Hingga saat ini, identitas dari laki-laki itu belum diketahui. Pihak Kepolisian pun sampai saat ini masih menunggu laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya.
"Proses penyelidikan dan penelusuran identitas korban masih terus dilakukan. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya atau masyarakat yang mengetahui adanya orang hilang, diharapkan bisa menghubungi pihak Kepolisian," imbaunya.
Potongan tubuh yang tak utuh itu, pertama kali ditemukan oleh warga bernama Santo.“Saat itu, Santo sedang memperbaiki speedboat di pelabuhan penyeberangan sepeda motor. Tiba-tiba Santo melihat ada mayat mengapung di sungai,” jelasnya.
Petugas Satpolair yang kebetulan sedang mengisi minyak di sekitar sungai itu mendapatkan informasi dari Santo terkait adanya potongan tubuh manusia. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Gaung.
"Petugas Kepolisian datang dan mengangkat jasad korban dari sungai. Jenazah itu hanya bagian pinggang ke bawah. Sementara pinggang ke atas belum ditemukan,"pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
