Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Juni 2018 | 12.46 WIB

Bersenjata Lengkap, Ratusan Polisi Amankan Dua Desa Terlibat Bentrok

ILUSTRASI Memicu aksi balas dendam penyerangan, sebanyak 450 personel gabungan disiagakan di dua desa di Cirebon yang terlibat bentrok. - Image

ILUSTRASI Memicu aksi balas dendam penyerangan, sebanyak 450 personel gabungan disiagakan di dua desa di Cirebon yang terlibat bentrok.

JawaPos.com - Mengantisipasi bentrok susulan, ratusan personel Polisi dan TNI mengamankan situasi di sejumlah titik rawan perbatasan antara Desa Suranenggala Kidul, Kecamatan Suranenggala dan Desa Kartasura, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.


Petugas keamanan polisi bersenjata lengkap dan mobil water canon tersebut sengaja disiagakan di dua desa di Kabupaten Cirebon yang sedang bersitegang lantaran ada seorang warga dari Suranenggala Kidul diduga menjadi korban penganiayaan oleh warga Kertasura.


Memicu aksi balas dendam penyerangan, sebanyak 450 personel gabungan disiagakan dan sempat menyisir di sejumlah lokasi yang dianggap zona rawan konflik.


"Malam ini dan seterusnya, jajaran dari personel Polres Cirebon Kota, Brimob, dibantu oleh Koramil, perangkat kecamatan dan kepala desa, sepakat mengamankan situasi di desa Suranenggala dan Kertasura. Kami mengatisipasi tawuran lanjutan atau aksi balas dendam," ujar Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy, Minggu (3/6).


Perkembangan kondisi terakhir, Roland mengatakan, perangkat desa masing-masing diimbau untuk menertibkan warganya dan diingatkan agar tidak saling menyerang. Hal ini dilakukan agar terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


Dikatakannya, personel kepolisian sudah bersiaga di titik rawan konflik yang diduga menjadi jalur utama pergerakan massa untuk saling menyerang. Personel keamanan akan terus berjaga selama situasi dan kondisi dua desa sudah dinyatakan aman terkendali.


"Petugas terus melakukan patroli menyusuri gang dan wilayah perbatasan di dua desa itu, agar bisa menghalau massa bilamana ada pergerakan," katanya.


Sebelumnya, bentrok saling lempar batu antar dua desa itu pecah selama dua hari berturut-turut pada Jumat, (1/6) dan Sabtu (2/6) dini hari. Di malam kedua, polisi sempat menghalau pergerakan massa dengan tembakan gas air mata. Hingga situasi bisa dikendalikan oleh kepolisian.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore