
Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) untuk Surabaya Heather Variava (dua dari kiri) saat memantaskan lakonnya di panggung.
JawaPos.com - Ludruk sudah terkenal sebagai kesenian khas Surabaya. Seni pertunjukkan tradisional itu pun menarik perhatian Konsulat Jenderal Amerika Serikat (Konjen AS) untuk Surabaya, Heather Variava.
Variava berkesempatan ikut tampil dan meramaikan ludruk yang digelar. Ceritanya, ia berperan sebagai delegasi dari Amerika yang bertamu ke rumah seorang keluarga.
Dia memberi dukungan kepada salah seorang anggota keluarga yang ingin pergi ke Amerika. Katanya, semua orang Indonesia dapat belajar apapun di Amerika.
"Orang Indonesia dapat belajar apa saja di Amerika," kata Variava saat pentas di gedung kesenian ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, Sabtu (26/5).
Usai pementasan sejumlah awak media berkesempatan mewawancarainya. Meski dengan bahasa campuran Inggris dan Indonesia, Varia mengaku senang dengan pementasannya.
Katanya, ludruk adalah partisipasinya yang pertama pada kesenian tradisional. "Saya merasa seperti arek Suroboyo sesudah main ludruk," kata Variava lalu disambut tepuk tangan penonton.
Ditanya apa kesulitan saat di panggung, Variava mengaku hanya sedikit terkendala dengan bahasa. Maklum, ludruk tidak menampilkan lakon dalam bahasa Jawa murni.
Karenanya, beberapa pemain ludruk lain membantunya dalam hal bahasa Suroboyoan. Sehingga, tak butuh waktu lama untuk Pimpinan diplomatik Amerika dan Indonesia timur itu menyiapkan dialognya.
"Hanya improvisasi saja berdasarkan tema penceritaan. Karena saya pikir itulah ludruk. Salah tidak apa-apa," katanya.
Rotary International District Governor 3420, Hermanto Angka mengatakan, pementasan ludruk tersebut dalam rangka menyambut hari jadi Surabaya yang ke-725. Selain itu, belum ada kesenian tradisional lain yang digelar Rotary Internasional.
"Pesannya, kami ingin memperkenalkan sebuah karya seni tradisional (Surabaya) kepada jaringan Rotary yang lain," kata dia.
Hermanto berharap ada hubungan akrab antara Rotary dengan seniman ludruk di Surabaya. Tak hanya seniman. Melalui ludruk, dia juga berharap Rotary dapat lebih dikenal semua masyarakat Surabaya.
"Tujuan akhirnya adalah untuk mencapai perdamaian dunia. Pastinya, bagian dari upaya promosi seni ludruk di mata dunia," katanya.
Sebagai informasi, ludruk tersebut diinisiasi organisasi Rotary Internasional. Pertunjukkannya digelar di gedung kesenian ludruk Irama Budaya Sinar Nusantara, THR Surabaya. Pentas itu memainkan lakon "Ojok Keminggris bag. 2"

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
