
Ilustrasi: Kemenag Barito Utara hanya bolehkan masjid pakai pengeras suara diarahkan ke dalam masjid.
JawaPos.com - Belum selesai masalah rilis 200 nama mubalig, Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuat kebijakan kontroversi. Kali ini melarang masjid menggunakan pengeras suara selama Ramadan secara berlebihan. Kebijakan itu dikeluarkan oleh Kepala Kantor Kemenag Barito Utara Tuaini Ismail.
Tuaini Ismail menyampaikan imbauan kepada seluruh pengurus masjid untuk tidak menggunakan alat pengeras suara secara berlebihan. Tujuannya untuk tetap mengutamakan ketenangan, kedamaian, kesejukan, dan kerukunan masyarakat.
"Dalam pemakaian atau penggunaan alat pengeras suara agar tidak berlebihan terutama pada malam hari seperti Taddarus Al Quran selesai salat tarawih," kata Tuani seperti dilansir Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Rabu (23/5).
Lebih jauh Tuaini menuturkkan, penggunaan alat pengeras suara di masjid hanya bisa diarahkan ke dalam masjid. Bukan keluar. Seandainya terpaksa menggunakan pengeras suara keluar, maka volumenya harus dikecilkan atau dikurangi. Contoh penggunaan pengeras suara yang dilarang itu seperti untuk membangunkan masyarakat sahur.
Selain larangan terhadap penggunaan pengeras suara di masjid, Kemenag Barito Utara juga mengatur soal berjualan makanan dan minuman; aksi demonstrasi; dan penggunaan petasan.
"Semarakkan syiar Ramadan dengan mengisinya berbagai kegiatan amaliah seperti salat tarawih, taddarus Alquran, kuliah subuh, dzikir dan lain-lain. Selain itu menjauhi ucapan, perbuatan dan tingkah laku yang dapat mengurangi pahala puasa,” imbaunya.
Dia meminta masyarakat lebih mengintensifkan atau meningkatkan kualitas ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Di antarannya juga dapat dengan lebih memberdayakan gerakan zakat, infaq yang disalurkan pada kaum dhuafa atau pihak yang berhak menerimanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
