Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 April 2018 | 23.34 WIB

Mandi di Sungai Bengawan Solo, Pria Bojonegoro Hilang Tak Ditemukan

Tim SAR gabungan saat mencari korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (10/4). - Image

Tim SAR gabungan saat mencari korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (10/4).

JawaPos.com - Pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang terjadi kemarin siang belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih menyusuri ke hilir wilayah Lamongan.


Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, MZ Budi Mulyono, pencarian terhadap korban tenggelam bernama Kastur, 53, warga setempat, hingga saat ini masih dilakukan.


Pencarian sendiri dilakukan bersama Tim SAR Gabungan Pemkab Bojonegoro, BPBD Bojonegoro dan Lamongan, KODIM 0813, Polres ,Brimob, Tagana, Salpol PP dan dibantu oleh Muspika serta warga masyarakat desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno.


"Hingga kini, korban tenggelam masih belum diketemukan. Masih dalam penelusuran Tim SAR sampai kehilir diwilayah Kecamatan Babat, Lamongan," ujarnya, Selasa (10/4)


Hal senada juga dikatakan, Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo menyampaikan, Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan mengunakan tiga perahu karet dengan menyisiri Sungai Bengawan Solo wilayah Timur. "Pencarian terhadap korban yang tenggelam tersebut juga di bantu warga setempat," katanya.


Menurutnya, diperkirakan korban tengegelam di Sungai Bengawan Solo sudah terseret ke hilir jauh dari lokasi kejadian. "Tim SAR terus berupaya untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam ketika mandi di sungai," katanya.


Dia menambahkan, Tim SAR gabungan mengalami kesulitan dalam pencarian korban tenggelam. "Tim SAR belum menemukan tanda-tanda koraban," tanbahnya.


Diketahui, korban dikabarkan hilang, pertama kali dilaporkan oleh Maslim saudara ipar korban. Maslim saat itu, sekitar pukul 11.30 WIB, menunggu korban yang sedang mandi dan cari kayu bakar di Sungai Bengawan Solo dekat rumah. Namun sampai pukul 15.00 WIB korban belum juga kembali.


"Setelah dicari, saksi mendapat kabar dari warga bahwa korban telah tenggelam di sungai," terangnya.


Sebelumnya, korban hendak ditolong saksi Nadi yang waktu itu berada dilokasi dan mengetahui korban tenggelam. Nadi berusaha menolong dengan cara memberi sebatang bambu panjang yang digunakan menambang pasir.


Namun, Nadi yang saat itu sedang menambang pasir secara tradisional itu, sudah tidak bisa menolong karena kondisi korban sudah lemah.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore