
Sekda Jateng Sri Puryono dan Kadisdikbud Gatot Bambang Hastowo saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMK Negeri Jateng, Kota Semarang, Senin (2/4)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan mutu dari pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang ditempuh siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun ini. Sekretaris daerah Jateng Sri Puryono bahkan memastikan tidak terjadinya kebocoran soal.
Sri Puryono meminta para peserta UNBK agar tidak percaya adanya kabar mengenai kebocoran soal. Dikarenakan soal berasal dari bank data pusat.
“Soal dari pusat dan tidak ada bocoran soal. Kepada para siswa jangan percaya tentang bocoran soal. Semua peserta UNBK harus belajar dan berdoa, orang tua juga ikut berdoa dan mendukung untuk anak-anaknya agar UNBK lancar dan nilainya bagus,” imbuhnya di sela-sela peninjauan pelaksanaan UNBK di di SMK Negeri Jateng, Kota Semarang, Senin (2/4).
Dikatakannya, sistem dalam pelaksanaan ujian pun semakin baik, sehingga bisa diyakinkan akan ketiadaan manipulasi nilai maupun lainnya. Belum lagi penataan pengawas yang disilang dari berbagai sekolah.
Menurutnya, Motto UNBK, yakni Prestasi Penting tapi Jujur lebih Utama, penting ditanamkan kepada para siswa. Sehingga diharapkan kualitas pendidikan serta kuantitas kelulusan semakin hari kian meningkat. Seperti SMK Negeri Jateng yang lulusannya sudah banyak diterima di dunia kerja.
“Bahkan para siswa SMKN Jateng belum lulus sudah dipesan oleh berbagai perusahaan. Saya berharap SMK lainnya juga demikian,” imbuhnya.
Selain itu, Sekda memastikan bahwa pelaksanaan ujian nasional 2018, seluruh SMK di Jateng telah 100 persen menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Meski untuk SMA tercatat baru 98,34 persen.
“Berbeda dengan tahun sebelumnya, ujian nasional tahun ini baik SMK negeri maupun swasta di seluruh Jateng, sudah menggunakan komputer atau UNBK," katanya lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Gatot Bambang Hastowo menyebutkan, peserta UNBK 2018 tingkat SMK di provinsinya tercatat sebanyak 246.267 siswa yang tersebar di 1.527 SMK negeri dan swasta.
Sementara UNBK tingkat SMA yang akan dimulai pada 9 April mendatang, bakal diikuti 184.737 siswa di 1.480 sekolah.
Ditambahkan Gatot, UNBK disebut juga Computer Based Test (CBT) merupakan sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujian. UNBK pun bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa terhadap teknologi informasi dan komunikasi.
“Untuk kesiapan listrik agar tidak ada ganguan saat pelaksanaan UNBK, pihak kami sudah mengirim surat kepada PLN supaya tidak ada off atau problem lain. Seandainya ada gangguan, kami sudah menyediaan genset, semua sekolah sudah siapkan mesin genset,” terangnya.
UNBK jenjang SMK sendiri dilaksanakan selama empat hari, dimulai hari ini hingga Kamis (5/4) mendatang. Pada tanggal 9 sampai 12 April untuk jenjang SMA dan madrasah aliyah (MA). Ujian susulan untuk SMA/SMK dan MA akan dilaksanakan pada 17 hingga18 April 2018.
Sebelum meninjau ke SMK Negeri Jawa Tengah, Sekda beserta rombongan juga melakukan peninjauan pelaksanaan UNBK di SMKN 7 Semarang dan SMK Muhammadiyah 1 Semarang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
