
LAUTAN API: Kebakaran besar terjadi di kawasan Teluk Balikpapan sekitar pukul 11.00 Wita, juga menimpa sebuah kapal kargo batubara, Sabtu (31/3).
JawaPos.com - Setelah api di Teluk Balikpapan padam pada tengah hari, sore pukul 17.00 Wita hujan mengguyur kawasan tersebut. Saat itu kembali muncul kekhawatiran di antara para warga. Sebab, bau air hujan seperti minyak.
"Ini hujannya bau solar. Tadi pagi bau, sekarang hujan tambah bau lagi," kata Suci, warga pesisir Teluk Balikpapan, kepada Kaltim Post (Grup Jawa Pos) Hal serupa disampaikan Mikhael, warga Perumahan Sosial, Batu Ampar. "Iya Mas, hujannya bau solar. Saya pakai masker terus," tandasnya.
Belum ada penjelasan dari pihak terkait tentang air hujan bau minyak itu. Kondisi tersebut menambah panjang polusi udara di kawasan Teluk Balikpapan sepanjang seharian kemarin. Sebab, warga di sana sudah meicum bau menyengat minyak sejak pagi buta.
Nabila Dienna Sabila, warga Balikpapan Baru, mengaku mencium bau seperti minyak sejak subuh. "Saya kira cuma perasaan saja. Ternyata banyak juga yang cium baunya. Bukan cuma di sini (Balikpapan Baru). Teman-teman di daerah lain juga cium bau minyak," ujarnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
