Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Maret 2018 | 23.01 WIB

47 Jolen Dilarung ke Laut

UPACARA: Larung jolen dalam Jalanidhi Puja di Pantai Balekambang. - Image

UPACARA: Larung jolen dalam Jalanidhi Puja di Pantai Balekambang.

JawaPos.com - Ribuan umat Hindu memadati area Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), sejak Selasa (13/3) pagi. Mereka hendak melaksanakan serangkaian upacara menjelang Hari Raya Nyepi 1940 yang akan jatuh pada Sabtu (17/3) mendatang.


Salah satu upacara yang digelar adalah Jalanidhi Puja. Yakni, upacara sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Sang Hyang Widhi Wasa atas keberkahan yang diberikan selama satu tahun.


Setidaknya ada 47 jolen atau tandu tempat hasil bumi dalam upacara Jalanidhi Puja. Jolen berisi aneka hasil bumi berupa sayuran dan buah-buahan. Jolen-jolen tersebut berasal dari setiap pura di Kabupaten Malang.


Setelah sembahyang, jolen dilarung ke tengah laut Balekambang. Pemuda dan pria dewasa memandu jolen sambil memukulkan janur yang tinggi menjulang ke pasir dan laut.


Siang tadi, ombak di Pantai Balekambang tampak bersahabat. Sehingga pelarung mampu membawa jolen hingga ke tengah laut tanpa takut terseret arus.


Setelah prosesi pelarungan, tempat yang telah kosong ditandu dan diletakkan ke Pura Amarta Jati. "Jolen yang diletakkan di Pura itu sudah kosong. Isinya dilarung ke laut," kata salah satu tokoh agama, Jani.


Ketua Majelis Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Malang Sutomo Adiwijoyo menjelaskan, setidaknya ada 11 ribu umat Hindu yang mengikuti upacara ini. "Mereka berasal dari Kabupaten Malang dan sebagian Kota Malang dan Kota Batu," kata Sutomo kepada JawaPos.com ditemui di Pantai Balekambang.


Upacara Jalanidhi Puja memang selalu dilaksanakan sebelum pelaksanaan Nyepi. Namun khusus di Kabupaten Malang, upacara digelar setiap tiga hari menjelang Nyepi.


"Sudah ada Bhisama Parisada. Kalau di Islam seperti fatwa begitu ya, bahwa Jalanidhi Puja dilakukan tiga hari menjelang Nyepi," imbuh warga Pakisaji, Kabupaten Malang tersebut.


Sementara itu, umat Hindu yang datang mengenakan pakaian adat. Perempuan mengenakan kebaya dan laki-laki memakai udeng. Mereka mendapatkan percikan Tirta Suci.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore